Kader Desa Bueng Sidom Naik Level! Pangan Aman Dimulai dari Gampong

BERITA14 Dilihat

Aceh Besar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keamanan pangan hingga ke tingkat desa. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa yang dilaksanakan pada Selasa, (14/04/2026), di Aula Kantor Keuchik Desa Bueng Sidom, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Gerakan Keamanan Pangan Desa yang bertujuan menciptakan desa mandiri dalam menjamin keamanan pangan. Sebanyak 18 peserta yang terdiri dari unsur perangkat desa, kader posyandu, kader PKK, karang taruna, guru, hingga pendamping desa turut ambil bagian dalam pelatihan ini.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Program Prioritas Nasional BBPOM Aceh, Desi Ariyanti Ningsih, menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak di masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para kader tidak hanya memahami konsep keamanan pangan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya. Kader desa memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pangan yang aman, bergizi, dan bebas dari bahan berbahaya,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan berbagai materi penting, mulai dari Program Desa Pangan Aman, 5 Kunci Keamanan Pangan, pencegahan keracunan pangan, hingga edukasi terkait stunting dan pemanfaatan aplikasi BPOM. Metode yang digunakan pun interaktif, meliputi pemaparan materi, diskusi, hingga simulasi, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

Camat Blang Bintang, Subhan, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif BBPOM Aceh dalam membina masyarakat desa. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas SDM di desa, khususnya dalam menjaga keamanan pangan. Harapannya, Desa Bueng Sidom bisa menjadi contoh desa pangan aman di wilayah Aceh Besar,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi terkait permasalahan pangan yang dihadapi di lingkungan mereka. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam mengenali bahan berbahaya dan cara penanganan pangan yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Aceh berharap para kader yang telah dilatih dapat menjadi perpanjangan tangan dalam mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, upaya mewujudkan desa yang mandiri, sehat, dan aman dari risiko pangan berbahaya dapat tercapai.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat demi terciptanya budaya sadar pangan aman di seluruh wilayah Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *