Sayuti Abubakar Bikin Lhokseumawe Melaju! Prestasi Naik, Kota Kian Bersih

BERITA18 Dilihat

LHOKSEUMAWE – Kepemimpinan Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar dinilai menghadirkan warna baru bagi pembangunan Kota Lhokseumawe. Dalam waktu kepemimpinannya, berbagai capaian strategis mulai menunjukkan hasil nyata, mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembenahan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penataan kebersihan kota yang semakin dirasakan masyarakat. Banyak kalangan menyebut, sejumlah prestasi yang kini diraih menjadi capaian yang belum pernah didapatkan pada periode-periode sebelumnya.

 

Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol adalah turunnya angka kemiskinan Kota Lhokseumawe secara signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, persentase penduduk miskin berhasil turun dari 10,44 persen pada 2024 menjadi 9,01 persen pada 2025, atau turun sebesar 1,43 persen poin. Capaian ini menjadi salah satu penurunan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan dinilai sebagai hasil dari kebijakan ekonomi yang lebih berpihak kepada masyarakat serta penguatan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

 

Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Lhokseumawe juga mengalami lonjakan menggembirakan, menembus angka 81,75 pada tahun 2025, meningkat dari 80,89 pada tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan kemajuan sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Kenaikan angka Usia Harapan Hidup (UHH), Pengeluaran Per Kapita, Rata-rata Lama Sekolah (RLS), serta Harapan Lama Sekolah (HLS) menjadi bukti bahwa pembangunan manusia di Kota Lhokseumawe terus bergerak ke arah yang lebih baik di bawah kepemimpinan Sayuti Abubakar.

 

Dalam bidang pelayanan publik, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga mencatat capaian membanggakan dengan meraih predikat A- dari Kementerian PAN-RB dengan nilai indeks 4,31. Prestasi ini menunjukkan semakin meningkatnya kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Reformasi pelayanan yang lebih cepat, transparan, responsif, dan berbasis kebutuhan warga disebut menjadi bagian penting dari gaya kepemimpinan Sayuti yang mengedepankan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

 

Tak berhenti di situ, berbagai penghargaan nasional juga berhasil diraih Kota Lhokseumawe. Di antaranya penghargaan Wiyata Darma Madya tingkat nasional untuk Bunda PAUD Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti, sebuah prestasi yang disebut baru pertama kali diraih sepanjang sejarah kota tersebut. Bahkan, Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah di Aceh yang berhasil meraih penghargaan nasional tersebut. Selain itu, Dekranasda Kota Lhokseumawe juga sukses meraih Juara I tingkat Provinsi, serta capaian Kota Layak Anak level Madya, yang memperlihatkan komitmen serius terhadap pembangunan keluarga dan perlindungan anak.

 

Di sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, kepemimpinan Sayuti juga disebut membawa dampak positif. Tingkat pengangguran mengalami penurunan, peningkatan kesejahteraan pekerja melalui penguatan UMP, optimalisasi pajak sarang burung walet, peningkatan retribusi galian C, hingga pembenahan waduk dan infrastruktur pendukung kota berhasil direalisasikan secara lebih maksimal. Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Dalam aspek kebersihan dan penataan kota, Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Sayuti juga terus melakukan pembenahan secara bertahap. Program prioritas yang menitikberatkan pada kebersihan lingkungan, penataan wajah kota, disiplin birokrasi, dan kenyamanan fasilitas publik mulai menunjukkan hasil positif.

 

Wajah kota dinilai semakin tertata, lingkungan publik lebih terjaga, dan budaya gotong royong menjaga kebersihan terus diperkuat bersama masyarakat.

 

Sayuti Abubakar juga berhasil membangun kerja sama strategis dengan Islamic Relief dalam program pembangunan rumah layak huni serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program yang telah terealisasi tersebut dinilai menjadi langkah nyata memperkuat kesejahteraan warga, khususnya masyarakat terdampak dan kelompok rentan, melalui dukungan hunian yang lebih layak serta penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat.

 

Ketika musibah bencana melanda, Sayuti Abubakar juga dinilai tampil responsif dan hadir langsung bersama masyarakat. Koordinasi cepat bersama Forkopimda dan stakeholder lainnya membuat proses pemulihan pascabencana berjalan lebih terukur. Respons cepat tersebut bahkan mendapat perhatian dan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang melihat kepemimpinan Sayuti sebagai contoh bagaimana kepala daerah muda mampu bergerak cepat dalam situasi darurat sekaligus menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Dengan sederet capaian tersebut, banyak pihak menilai kepemimpinan Sayuti Abubakar telah menghadirkan optimisme baru bagi Kota Lhokseumawe. Penurunan angka kemiskinan, meningkatnya IPM, penghargaan nasional, perbaikan kebersihan kota, pelayanan publik yang semakin baik, hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi bukti bahwa kerja keras dan visi pembangunan yang terukur mulai memperlihatkan hasil nyata. Di tangan kepemimpinan Sayuti, Lhokseumawe perlahan dipandang semakin siap menjadi kota maju, meugah, modern, dan kompetitif di masa depan.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *