Persiraja Pecah Telur Menang di Kandang Lewat Penalti Connor

BERITA, OLAHRAGA212 Dilihat

BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh akhirnya memetik kemenangan kandang perdana musim ini setelah menundukkan Persekat Tegal dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Ahad malam, 2 November 205.

Gol tunggal Laskar Rencong dicetak Flynn Connor melalui titik putih di menit ke-83. Sementara Persekat Tegal bermain kewalahan dari babak satu, mereka hampir tidak mendapat peluang emas dalam laga tersebut.

Persiraja bermain mendominasi 20 menit pertandingan laga tersebut. Namun, kesalahan umpan masih sering terlihat dari anak-anak asuhan Akhyar Ilyas.

Sementara anak-anak Persekat lebih bermain santai, mereka memanfaatkan beberapa serangan balik dari kesalahan Laskar Rencong.

Sampai waktu 45+3, Laskar Rencong belum ada peluang emas. Matheus sebagai kapten di lini tengah pun cukup kewalahan bermain dikarenakan ketatnya penjagaan dari anak-anak asuhan Putu Gede itu.

Miftahul Hamdi mendapat operan menusuk dari sisi kiri lapangan, satu pemain dilewatinya namun terjatuh dalam kotak penalti usai disapu oleh bek tengah Persekat. Matheus dan kawan-kawan kemudian melakukan protes agar wasit melakukan pengecekan VAR.

Namun, usai wasit tengah melakukan pengecekan VAR. Sapuan bek Persekat dinilai bersih sehingga menjadi tendangan mati untuk Persekat.

Gol akhirnya tercipta di menit ke-83 untuk Persiraja lewat kotak penalti. Kala itu, wasit menunjuk titik putih pada menit ke 79 usai Flynn Connor dilanggar oleh bek Persekat. Sempat dilakukan protes oleh anak-anak asuhan Putu Gede, tetapi wasit tetap memutuskan bahwa itu penalti untuk Persiraja.

Dengan tenang, Connor menjadi eksekutor penalti. Firmansyah selalu kiper Persekat tak mampu menghalau tendangan Connor, skor 1-0 Persekat.

Usai kebobolan itu, Persekat menaikan tensi serangan. Meskipun begitu, serangan tersebut juga belum mampu menjadi peluang.

Skor berakhir 1-0, Persiraja akhirnya pecah telur kemenangan perdana kandang. Dengan hasil ini Persiraja naik posisi ke 6 dengan koleksi poin 11 di grup 1 Pegadaian Championship 2025/26. Sementara itu, Persekat terjerembab ke bawah klasemen dengan koleksi poin 8.

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, mengaku bersyukur atas hasil tersebut dan menyebut kemenangan ini menjadi momentum penting bagi timnya untuk bangkit.

“Syukur Alhamdulillah atas hasil malam ini. Terima kasih juga atas dukungan seluruh pendukung Persiraja yang selalu meng-support pemain untuk bermain maksimal. Kita sudah mencoba dari awal untuk bermain sangat agresif,” kata Akhyar usai pertandingan.

Menurutnya, para pemain tampil menekan sejak awal dan berhasil menciptakan sejumlah peluang, meski baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir. “Sayang belum menciptakan gol di babak pertama. Tapi saya pikir ini kemenangan yang sangat penting,” katanya.

Akhyar juga menilai para pemain sempat terbebani karena sulit meraih kemenangan di laga-laga sebelumnya. “Mudah-mudahan kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk kemenangan-kemenangan berikutnya,” tambahnya.

Terkait penyelesaian akhir yang masih kurang tajam, ia mengakui hal itu menjadi pekerjaan rumah tim. “Ketika kita sulit mencetak gol, pemain sedikit terbebani jadi lebih terburu-buru. Kita sudah mampu menciptakan peluang, namun belum mampu mencetak gol. Mudah-mudahan ke depan ini bisa lebih baik,” katanya.

Dia juga menyebut permainan lawan yang cenderung defensif di kandang Persiraja membuat para penyerang sulit berkembang. “Ketika kita main di home, lawan bermain sangat defensif dan banyak pemain di kotak penalti. Itu jadi kesulitan buat pemain depan,” ujarnya.

Ia berharap ke depan timnya bisa menemukan variasi serangan yang lebih beragam. “Harus ada solusi-solusi lain, tidak hanya menumpu kepada satu pemain. Ada pemain lain yang bisa melepaskan diri untuk menciptakan peluang,” katanya.***l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *