Ruang Kelas Rusak Diterjang Banjir, Murid SD di Aceh Utara Ujian di Tenda Darurat

BERITA16 Dilihat

ACEH UTARA – Puluhan murid SD Negeri 2 Langkahan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, terpaksa mengikuti ujian semester akhir di tenda darurat, Rabu, 3 Juni 2026. Kondisi tersebut terjadi karena sejumlah ruang kelas sekolah mengalami kerusakan berat akibat banjir besar yang melanda wilayah itu pada akhir 2025 lalu.

Guru SD Negeri 2 Langkahan, Julita, mengatakan para siswa sempat mengalami trauma dan syok setelah bencana banjir menerjang kawasan tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi psikologis mereka mulai membaik dan kini kembali aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar meski dengan fasilitas yang sangat terbatas.

“Dalam pekan ini anak-anak sedang mengikuti ujian semester akhir. Walaupun di bawah tenda, semangat para murid mengikuti ujian sungguh sangat luar biasa,” kata Julita.

Menurutnya, pelaksanaan ujian di tenda darurat terpaksa dilakukan karena ruang kelas yang tersedia tidak lagi mencukupi setelah sebagian bangunan sekolah rusak diterjang banjir besar pada 25 November 2025.

Ia mengakui kondisi belajar dan ujian di bawah tenda jauh dari kata ideal. Selain panas pada siang hari, fasilitas yang tersedia juga sangat terbatas. Kendati demikian, para guru terus memberikan motivasi agar siswa tetap bersemangat mengikuti ujian.

“Kondisi ujian di bawah tenda memang sangat panas, namun kami tetap mengontrol mereka supaya semangat sehingga bisa berjalan seperti diharapkan,” ujarnya.

Julita menambahkan, dari sisi kelayakan, pelaksanaan ujian di bawah tenda sebenarnya tidak memenuhi standar kenyamanan belajar. Namun, kondisi tersebut menjadi satu-satunya pilihan agar proses pendidikan tetap berjalan.

Selain kerusakan bangunan sekolah, banjir juga mengakibatkan hilangnya sebagian besar peralatan belajar dan mebel sekolah.

“Peralatan mobiler besar semuanya hilang. Anak-anak hanya bermodalkan alat tulis yang disediakan sekolah,” katanya.

Atas kondisi tersebut, pihak sekolah bersama wali murid berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan untuk pemulihan fasilitas pendidikan di SD Negeri 2 Langkahan. Mereka berharap para siswa dapat kembali belajar dan mengikuti proses pendidikan di ruang kelas yang layak seperti sebelum bencana terjadi.(AJNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *