Lebaran di Huntara, Penyintas Banjir Aceh Utara Bertahan di Tengah Duka

BERITA13 Dilihat

ACEH UTARA – Ratusan penyintas banjir besar yang melanda Aceh Utara pada akhir 2025 terpaksa merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di hunian sementara (huntara) dengan segala keterbatasan.

Di Huntara Gampong Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, tercatat sebanyak 137 jiwa dari 38 kepala keluarga menghuni lokasi tersebut sejak 23 Maret 2026. Mereka masih bertahan setelah rumah mereka rusak dan hilang akibat banjir.

Salah seorang penyintas, Jafaruddin, mengaku Lebaran tahun ini sangat berbeda. Selain harus tinggal di hunian sementara, ia juga kehilangan istri dan seorang anaknya yang meninggal dunia saat bencana banjir pada 26 November 2025.

“Merayakan Idul Fitri di huntara memang terasa nyaman, tapi tetap kurang karena bukan di rumah sendiri,” ujarnya, Minggu, 22 Maret 2026.

Ia mengaku merindukan suasana Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya bersama keluarga. Namun, kondisi tersebut kini tinggal kenangan setelah bencana merenggut sebagian anggota keluarganya.

“Kami sering merasa sedih mengingat suasana sudah tidak seperti dulu,” katanya.

Jafaruddin juga menyebutkan para penyintas saat ini menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Ketersediaan bahan pangan terbatas, termasuk tabung gas yang hanya tersedia dua unit di dapur umum.

Selain itu, mayoritas warga yang sebelumnya bekerja sebagai petani belum dapat kembali beraktivitas karena sawah masih tertutup lumpur dan belum dinormalisasi.

“Kami tidak punya pekerjaan sekarang. Sawah masih berlumpur, jadi belum bisa menanam padi,” ujarnya.

Para penyintas berharap pemerintah segera melakukan normalisasi lahan pertanian agar mereka dapat kembali bekerja. Selain itu, mereka juga meminta percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) serta penyaluran jatah hidup (jadup) yang hingga kini belum diterima.

“Kami berharap hunian tetap segera dibangun dan jadup bisa segera disalurkan. Selama ini kami hanya mendapat informasi masih dalam proses verifikasi,” kata Jafaruddin.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *