Perang Amerika Serikat–Israel vs Iran Memanas, Ratusan PMI Asal Aceh Masih di Timur Tengah

BERITA25 Dilihat

BANDA ACEH – Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang kian memanas mendorong pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk ratusan pekerja asal Aceh yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh, Siti Rolijah, mengatakan berdasarkan data dalam sistem Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), sebanyak 117 PMI asal Aceh tercatat berada di wilayah tersebut dan seluruhnya masih dalam kondisi terpantau.

“Sebanyak 117 PMI asal Aceh tercatat di wilayah Timur Tengah dan saat ini masih dalam pemantauan,” kata Siti Rolijah seperti dikutip AJNN, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menyebut, Perwakilan RI melalui Kedutan Besar Republik Indonesia (KBRI) juga telah menyiapkan Portal Peduli WNI untuk memfasilitasi pelaporan mandiri warga negara Indonesia di luar negeri.

Siti menjelaskan, berdasarkan informasi dari lima PMI asal Aceh yang bekerja di rumah sakit di Qatar dan masih menjalani masa pelatihan, situasi terakhir per Selasa, 3 Maret 2026, di wilayah kerja mereka dilaporkan relatif aman.

“Berdasarkan laporan terakhir dari di tempat mereka bekerja masih aman dan tetap dalam pemantauan,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi warga Aceh yang terdampak secara fisik maupun mental akibat eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Namun demikian, BP3MI Aceh tetap menyiapkan langkah mitigasi dengan memperkuat komunikasi intensif dengan PMI serta membentuk grup koordinasi dengan Perwakilan RI di negara-negara terdampak konflik.

Sementara di tingkat pusat, Kementerian P2MI juga melakukan koordinasi lintas kementerian untuk menyiapkan skenario darurat, termasuk evakuasi, pemulangan, serta pelindungan hak PMI seperti akses informasi, pelaporan, dan pendampingan jika situasi semakin memburuk.

“Berbagai langkah sudah disiapkan dan dilakukan untuk antisipasi evakuasi apabila konflik meluas,” kata Siti.(AJNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *