Mentan Ungkap Temuan 212 Merek Beras tak Sesuai Standar

BERITA, NASIONAL54 Dilihat

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan mengejutkan terkait peredaran beras yang tidak sesuai standar di pasaran. Temuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Satgas Pangan yang mendapati 212 merek beras tidak memenuhi ketentuan mutu, kualitas, dan kuantitas.

“Temuan Kementerian Pertanian kemarin bersama Satgas Pangan tentang beras di mana kualitasnya, mutunya, kuantumnya tidak sesuai dengan standar. Ada 212 yang ditemukan oleh Satgas Pangan dan Kementerian Pertanian,” ujar Amran di Jakarta, Sabtu (12/7/2025)

Menurut Amran, seluruh temuan tersebut sudah dilaporkan kepada Kapolri, Jaksa Agung, dan Satgas Pangan agar segera ditindaklanjuti secara hukum. Amran berharap proses penyelidikan dan penindakan berlangsung cepat demi melindungi masyarakat.

Baca Juga: Geger Mayat Tanpa Kepala di Ciliwung: Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Fokus Tes DNA

 

Amran menegaskan, praktik pengemasan dan pelabelan yang menyesatkan sangat merugikan konsumen. Banyak produk beras yang mengklaim berisi lima kilogram, namun nyatanya hanya 4,5 kilogram, serta yang menyebut diri sebagai beras premium padahal kualitasnya medium atau bahkan di bawahnya.

“Kepada pengusaha beras di seluruh Indonesia, jangan lakukan kecurangan. Ada yang 86 persen mengatakan ini premium, padahal itu adalah beras biasa. Artinya 1 kg bisa selisih Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per kg,” lanjut Amran.

Amran pun menekankan persoalan ini sangat berdampak pada masyarakat miskin. Amran menyampaikan praktik tersebut akan semakin memperburuk kondisi masyarakat bawah.

Baca Juga: Pengusaha Baliho di Banda Aceh Minta Diberi Kesempatan Urus Izin

“Ini yang kita harus peduli. Ini pesan Bapak Presiden. Tegas beliau. Berantas korupsi, berantas mafia, bila perlu tidak ada lagi. Korupsi-korupsi di mana pun, sektor pangan. Itu perintah Bapak Presiden,” kata Amran.

Berikut Daftar Produsen Beras Tidak Sesuai Regulasi

  • Wilmar Group: Sania, Sovia, Fortune, Siip (10 sampel – Aceh, Lampung, Sulsel, Jabodetabek, Yogyakarta)PT Food Station
  • Tjipinang jaya: Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food station, Ramos Premium, Setra
  • Pulen, Setra Ramos (sumber 9 sampel: Sulsel, Kalsel, Jabar, Aceh)PT Belitang Panen Raya: Raja Platinum, Raja Ultima (sumber
  • 7 sampel – Sulsel, Jateng, Kalsel, Jabar, aceh, jabodetabek)
  • PT Unifood candi indonesia: Larisst, Leezaat (6 sampel – jabodetabek, jateng, sulsel, jabar)
  • PT Buyung Poetra Sembada Tbk: Topi Koki (4 sampel – jateng, lampung)
  •  Bintang Terang Lestari Abadi :Elephas Maximus, Slyp Hummer (4 sampel – Sumut, Aceh)
  • PT Sentosa utama Lestari/Japfa group: Ayana (3 sampel – Yogyakarta, Jabodetabek)
  • PT Subur jaya indotama: dua koki, beras subur jaya (3 sampel – lampung)
  • CV Bumi Jaya Sejati : Raja Udang, Kakak Adik (3 sampel – Lampung)
  • PT Jaya Utama Santikah: Pandan Wangi BMW Citra, Kepala Pandan Wangi, Medium Pandan Wangi (3 sampel – Jabodetabek).(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *