Illiza: Investasi Pembangunan TransStudio Mall Aceh akan Dilanjutkan

BERITA96 Dilihat

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan investasi pembangunan TransStudio Mall Aceh dengan pihak Trans Corp yang sudah sekian lama terhenti, akan dilanjutkan.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan ada perkembangan yang baik. Untuk itu mohon dukungan dan doa dari kita semua,” kata Illiza dalam pidatonya pada malam resepsi HUT ke-820 Kota Banda Aceh di Taman Bustanus Salatin (Taman Sari), Banda Aceh, 23 Mei 2025.

Informasi terkait akan dilanjutkannya investasi pembangunan TransStudio Mall Aceh di Banda Aceh diungkapkan Illiza ketika memaparkan tentang capaian program 100 hari memimpin Kota Banda Aceh bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah.

“Hari ini genap 100 hari telah berlalu sejak kami dilantik. Sekalipun kami menerima banyak apresiasi, namun hal itu tidak melemahkan langkah kami untuk terus mempercepat realisasi. Karena kami sadar bahwa masih banyak permasalahan yang harus segera diatasi,” ujar Illiza dalam pidatonya yang beberapa kali sempat terhenti karena dia tak kuat menahan tangis ketika menceritakan suka duka memimpin Kota Banda Aceh.

Menurut Illiza, dalam waktu yang relatif singkat pemerintahan Illiza-Afdhal terus berupaya menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga kota.

“Dalam 100 hari pertama ini, banyak hal yang telah berhasil diselesaikan. Bagi yang ingin melihat lebih rinci, laporan capaian kinerja telah kami publikasikan secara terbuka melalui media sosial. Rekam jejak aktivitas juga bisa dilihat melalui akun Instagram pribadi saya,” ujarnya.

Namun, lanjut Illiza, “hari ini, izinkan saya merangkum capaian tersebut ke dalam dua pokok utama, yaitu penyelesaian utang dan pembangunan berbasis kolaborasi.”

Terkait penyelesaian beban utang Pemko Banda Aceh kepada pihak ketiga senilai Rp 39 miliar yang sekian lama tidak terselesaikan, telah dituntaskan sebesar 85% atau sekitar 33 miliar.

“Insya Allah, seluruh sisa dari beban utang tersebut akan kami selesaikan pada bulan Mei ini,” tandasnya.

Sedangkan utang di RSU Meuraxa tahun 2024 senilai 48 miliar, menurut Illiza sudah diselesaikan sebesar 78% atau sekitar 38 miliar.

“Percepatan penyelesaian beban utang ini kami lakukan melalui proses rasionalisasi anggaran dan optimalisasi pendapatan. Tujuannya agar kondisi keuangan kota segera membaik sehingga proses perencanaan dan penganggaran kegiatan kepada masyarakat juga bisa semakin ditingkatkan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *