Bunda PAUD Aceh Kunjungi KB Vanda Perta Rini dan PGTKIT Alhamdulillah di Yogyakarta

BERITA21 Dilihat

Yogyakarta – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Bermain (KB) Vanda Perta Rini yang berlokasi di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Selasa, 5 Mei 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembelajaran lintas daerah dalam pengelolaan pendidikan anak usia dini yang inklusif dan berbasis komunitas.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum berbagi pengalaman antara Aceh dan Yogyakarta dalam pengelolaan PAUD, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah.

Bunda PAUD Aceh menyoroti kondisi di Aceh pascakonflik dan bencana alam. “Pasca banjir beberapa waktu lalu, sejumlah kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di sekolah darurat atau tenda,” ujarnya.

Kepala Sekolah KB Vanda Perta Rini, Sri Mardianti, menyampaikan bahwa lembaga tersebut didirikan pada tahun 2003 atas dasar kepedulian dan kecintaan terhadap anak-anak di lingkungan sekitar.

Hingga kini, KB Vanda Perta Rini berkembang menjadi lembaga PAUD multikultural dengan sekitar 120 siswa yang berasal dari berbagai latar belakang agama, seperti Islam, Hindu, dan Buddha.

“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi semua anak tanpa memandang latar belakang,” ujar Sri Mardianti.

KB Vanda Perta Rini memiliki beberapa kelompok kelas berdasarkan usia, mulai dari 2 hingga 6 tahun, dengan sistem pembelajaran yang terstruktur serta layanan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bunda PAUD Aceh yang dinilai memberikan motivasi dan semangat bagi tenaga pendidik serta peserta didik.

Selanjutnya, Bunda PAUD Aceh melanjutkan kunjungan ke Play Group Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (PG-TKIT) Alhamdulillah di Tamantirto, Bantul, Yogyakarta pada hari yang sama.

Kunjungan tersebut untuk mendapatkan pembelajaran kolaborasi yang bermuatan islami dan sesuai kondisi budaya lokal.

“Proses belajar di Paud tersebut menggunakan model sentra, yang merupakan kegiatan eksplorasi di dalam pembelajaran untuk stimulasi perkembangan anak,” ujar Bunda Paud Aceh, Ny. Marlina Muzakir.

PG-TKIT Alhamdulillah merupakan Paud yang diinisiasikan oleh Novia Kolopaking, yang merupakan istri dari Emha Ainun Madjid, Tokoh intelektual muslim Indonesia yang juga ketua yayasan lembaga tersebut.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun kolaborasi dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan di berbagai daerah khususnya di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *