Kunci Pintu Kos Macet, Damkar BPBD Aceh Besar Evakuasi Penghuni Terjebak di Limpok

BERITA8 Dilihat

Aceh Besar – Tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Besar (BPBD) bergerak cepat menangani insiden kunci pintu kamar kos yang macet di Desa Limpok, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (27/2/2026) sore.

Laporan kejadian diterima petugas melalui layanan emergency call pada pukul 16.17 WIB. Informasi awal menyebutkan seorang penghuni kos terjebak di dalam kamar karena kunci pintu tidak dapat dibuka dari dalam maupun luar.

Pemilik rumah kos, Taufik (47), segera menghubungi petugas setelah mengetahui salah satu penyewa, Naila Salsabila (21), tidak bisa keluar dari kamar. Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu berbuka puasa, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di antara penghuni kos lainnya.

“Teman-teman korban panik karena pintu benar-benar tidak bisa dibuka. Mereka khawatir terjadi sesuatu di dalam kamar,” demikian keterangan dalam laporan harian operator Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh langsung berkoordinasi dengan Pos Pemadam Kuta Baro sebagai unit terdekat guna mempercepat respons. Sebanyak tiga personel diterjunkan ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan pendukung.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan asesmen situasi untuk memastikan kondisi penghuni di dalam kamar tetap aman. Setelah memastikan tidak ada tanda-tanda kondisi medis darurat, tim kemudian melakukan pembukaan paksa pada bagian kunci pintu yang mengalami kerusakan.

Petugas menggunakan peralatan seperti obeng dan linggis untuk membongkar mekanisme kunci yang macet. Proses penanganan berlangsung kurang dari 40 menit. Sekitar pukul 16.55 WIB, pintu kamar akhirnya berhasil dibuka dan penghuni dapat keluar dalam keadaan selamat tanpa mengalami cedera.

Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material berarti dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi sarana keselamatan di hunian, termasuk sistem kunci dan akses keluar-masuk ruangan, dalam keadaan baik.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi petugas apabila menghadapi situasi darurat, sekecil apa pun potensi risikonya.
Ia juga menegaskan komitmen BPBD Aceh Besar dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan memastikan lingkungan tempat tinggal aman, terlebih pada momentum Ramadan saat aktivitas masyarakat cenderung meningkat,” ujarnya.

BPBD Aceh Besar melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) menyatakan akan terus siaga 24 jam untuk menerima dan menindaklanjuti setiap laporan kedaruratan dari masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *