Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR,  untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

BERITA71 Dilihat

Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan serangkaian agenda silaturrahmi dan koordinasi strategis dengan pejabat Pemerintah Pusat di Jakarta, Kamis (21/5/2026), guna memperkuat sinergi pembangunan daerah, pengelolaan keuangan daerah, serta percepatan pemulihan dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana di Aceh.

Pada agenda pertama, pukul 11.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh melakukan silaturrahmi dengan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang juga Selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Pemulihan & Rehabilitasi Rekontruksi (PRR) di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi rekonstruksi, termasuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap penanganan dan percepatan pembangunan di daerah terdampak bencana di Aceh.

Fadhullah mengatakan, Pemerintah Aceh terus membangun komunikasi aktif dengan Pemerintah Pusat guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terdampak.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pemulihan dan rehabilitasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus kami perkuat,” ujar Fadhullah.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh melanjutkan agenda koordinasi dan silaturrahmi bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah, DR. Drs. Agus Fatoni, M.Si di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis terkait penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi tata kelola keuangan daerah, penguatan pendapatan daerah, serta sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

Menurut Fadhlullah, koordinasi yang intensif sangat diperlukan agar berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal di tengah tantangan pembangunan daerah saat ini.

“Kami berharap hubungan koordinasi yang baik ini dapat terus diperkuat, sehingga Aceh memperoleh dukungan yang maksimal dalam menjalankan agenda pembangunan daerah,” katanya.

Kemudian pada pukul 15.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh didampingi Bupati Nagan Raya dan Ketua DPRK Nagan Raya menghadiri pertemuan dan rapat bersama Satuan Tugas Percepatan Pemulihan & Rehabilitasi Rekontruksi (PRR) yang di hadiri Staf Khusus Mendagri RI Bidang Keamanan & Hukum Brigjen. Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K, S.H, M.H beserta jajaran di Posko Nasional PRR Jakarta.

Rapat membahas langkah-langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi Aceh, termasuk di Kabupaten Nagan Raya, dan juga dukungan lintas kementerian dan lembaga dalam percepatan penanganan infrastruktur, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, serta penanganan berbagai dampak pascabencana.

Fadhlullah menegaskan bahwa Pemerintah Aceh sangat serius mengawal proses pemulihan di daerah terdampak agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Pemerintah Aceh berkomitmen mengawal proses pemulihan dan rehabilitasi agar berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga mengapresiasi perhatian serta dukungan Pemerintah Pusat melalui Satgas PRR,” ujar Wagub.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak.

“Kami berharap seluruh langkah yang sedang disiapkan dapat segera direalisasikan, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan baik dan roda perekonomian daerah dapat pulih lebih cepat,” demikian Fadhlullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *