Pemko Banda Aceh Laksanakan Giat Focus Group Discussion Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim

BERITA10 Dilihat

 

Banda Aceh- Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim di Gedung Amel Convention Hall sejak tanggal 8-9 Juli 2026. Kegiatan yang dibuka langsung Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal ini diikuti ratusan peserta yang terdiri perwakilan OPD, LSM Akademisi, Forum Anak, Balee Syura Inoeng Aceh, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia. BPS Kota Banda Aceh serta, Kecamatan dan Aparatur Gampong

Dalam sambutannya Illiza mengatakan Kegiatan ini bertujuan menjaring berbagai masukan stakeholder dalam merumuskan dokumen Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim sebagai upaya memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang setara dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi seluruh kelompok masyarakat dalam kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Dalam pelaksanaannya, rencana aksi ini mencakup peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, penguatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan, serta pengembangan program ekonomi yang ramah lingkungan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengumpulan data terpilah berdasarkan jenis kelamin agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

Para pemangku kepentingan menilai bahwa perempuan merupakan salah satu kelompok yang sering terdampak secara tidak proporsional akibat perubahan iklim. Oleh karena itu, pelibatan perempuan dalam perencanaan dan pelaksanaan program lingkungan dinilai sangat penting untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Melalui Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim, diharapkan terwujud pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan mampu meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap berbagai tantangan perubahan iklim. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan organisasi sipil menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut.

Salah seorang peserta Plh Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh Muhammad Syarif, SHI, MH mengatakan forum ini dirasakan sangat strategis mengingat keterlibatan berbagai komponen serta mensinergikan dengan program kerja masing-masing OPD.

Memastikan setiap OPD mendukung program gender dan perubahan iklim sejak 2026 -2030. Giat ini Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh sebagai penanggungjawab program utamanya, sementara Dinas lain sebagai unsur pendukung ungkap Carlie Papa Romeo (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *