Mesir Tuntut FIFA Investigasi Wasit Kontroversial lawan Argentina

BERITA, OLAHRAGA65 Dilihat

Jakarta – Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi mengajukan protes keras dan menuntut investigasi menyeluruh kepada FIFA terkait keputusan wasit yang memimpin laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pihak Mesir menuding sang pengadil lapangan menjadi aktor utama di balik kekalahan menyakitkan Mohamed Salah dan kawan-kawan dari Argentina.

FIFA kini tengah berada di bawah sorotan tajam global terkait standar kualitas perwasitan, keputusan disipliner, dan kontroversi penangguhan sanksi selama turnamen di kawasan Amerika Utara ini berjalan. Kasus terbaru bersumber dari laga dramatis dan kontroversial Argentina vs Mesir yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Albiceleste.

Berdasarkan laporan Diario AS, Presiden EFA Hany Abo Rida telah menyerahkan berkas gugatan resmi yang ditujukan kepada wasit asal Prancis, Francois Letexier, beserta seluruh jajaran asistennya yang bertugas dalam laga tersebut.

Selain menuntut penjelasan terbuka dari komite wasit FIFA, Mesir mendesak adanya penyelidikan atas rentetan keputusan kontroversial yang dinilai selalu merugikan skuad The Pharaohs.

Mesir bahkan secara resmi meminta FIFA mendepak Letexier dan seluruh kru wasit Prancis tersebut dari sisa kompetisi Piala Dunia 2026. Dalam pandangan Mesir, Letexier memainkan peran yang sangat krusial dalam memuluskan langkah Argentina ke babak perempat final.

Dilansir dari Voice of Emirates, Abo Rida menuntut agar seluruh kru wasit tersebut dilarang memimpin laga sisa setelah investigasi membuktikan adanya tindakan yang ia sebut sebagai “kriminalitas diskriminasi” terhadap tim nasional Mesir.

Tindakan rasial dan diskriminatif itulah yang dituding menjadi penyebab utama Mesir kehilangan keunggulan dan tersingkir dari turnamen.

Kontroversi ini menambah panjang daftar keluhan formal terkait kinerja korps baju hitam di Piala Dunia kali ini. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah federasi nasional, termasuk Belgia hingga konfederasi sepak bola Eropa (UEFA) telah menyuarakan keprihatinan serupa. Banyak kritikus menilai bahwa standar perwasitan di turnamen edisi ini mengalami penurunan yang mengkhawatirkan.

Meski melayangkan protes keras ke FIFA, Abo Rida tetap memberikan pujian setinggi langit kepada performa Mohamed Salah dan kawan-kawan yang mampu membuat sang juara bertahan pontang-panting di atas lapangan.

Abo Rida melabeli para penggawa Mesir sebagai pahlawan bangsa atas daya juang tinggi yang mereka tunjukkan di Stadion Atlanta.(CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *