Kepala BNN Aceh Silaturahmi ke Dinas Pendidikan Aceh, Perkuat Sinergi Peluncuran Kurikulum Anti-Narkoba (IKAN)

BERITA15 Dilihat

Banda Aceh – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., melakukan silaturahmi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P., di Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan, seiring peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) secara nasional pada hari yang sama.

Kunjungan berlangsung di ruang kerja Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam suasana penuh kehangatan. Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani menyampaikan bahwa peran strategis dunia pendidikan sebagai benteng utama melindungi generasi muda dari ancaman narkoba, mengingat kelompok usia pelajar merupakan yang paling rentan terhadap pengaruh negatif tersebut.

“Pencegahan harus dimulai sejak dini. Pelajar perlu dibekali pemahaman menyeluruh tentang bahaya narkoba, baik dari aspek kesehatan, masa depan pribadi, maupun dampak sosialnya,” kata Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., dalam pertemuan itu.

Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P., menyambut positif inisiatif BNNP Aceh dan mengapresiasi komitmen Kepala BNNP Aceh yang secara langsung menyasar sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi pemberantasan narkotika di Aceh.

“Keselamatan generasi muda merupakan prasyarat utama bagi kemajuan Aceh. Jika pelajar dan pemuda terlindungi dari narkoba, Aceh akan memiliki sumber daya manusia yang kuat dan mampu bergerak lebih cepat menuju kemajuan,” ujar Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P.

Ia menambahkan bahwa langkah proaktif BNNP Aceh selaras dengan misi Dinas Pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bebas dari pengaruh negatif, termasuk melalui integrasi materi anti-narkoba secara terstruktur dalam kurikulum.

Pertemuan ini bertepatan dengan peluncuran IKAN secara nasional melalui Zoom Meeting pukul 09.00 WIB hingga selesai, dalam rangka program ANANDA BERSINAR serta akselerasi Asta Cita Presiden RI. Program tersebut mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya Pasal 60 ayat (2) huruf c, yang mewajibkan pencegahan terhadap generasi muda dan anak usia sekolah melalui pendidikan anti-narkoba yang terintegrasi di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SLTA.

BNNP Aceh mendorong akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui IKAN, sesuai Program Kerja Deputi Bidang Pencegahan BNN Tahun 2026 serta regulasi terkait, termasuk Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2019 dan Peraturan BNN Nomor 1 Tahun 2022.

Narkotika tetap menjadi ancaman serius bagi kelompok usia produktif, termasuk pelajar, mahasiswa, dan pemuda. Dunia pendidikan dinilai rentan terhadap peredaran serta penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas. Kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran dan membangun ketahanan generasi muda serta masa depan bangsa.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Aceh Sarwan Joni, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Besar Ahmad Fadil, S.Pd., M.Pd. dan Seluruh kacabdin se aceh via zoom.

Upaya BNNP Aceh di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., diharapkan berjalan konsisten dan menyeluruh guna mewujudkan Aceh bebas narkotika, sejalan dengan komitmen nasional melalui program IKAN.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *