Wujud Kepedulian Sosial, RM Cut Bit Blang Bintang Jamu dan Santuni Santri Dayah Wakaf Barbate

BERITA59 Dilihat

ACEH BESAR – Rumah Makan (RM) Cut Bit Blang Bintang menjamu puluhan santri Dayah Wakaf Barbate dalam kegiatan kebersamaan sebagai wujud kepedulian sosial dan empati terhadap kehidupan santri, Kamis (30/1).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan tersebut diikuti santri, ustaz, serta jajaran pengurus Yayasan Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC). Selain jamuan makan, pemilik RM Cut Bit juga memberikan sedekah kepada para santri Dayah Wakaf Barbate.

Owner RM Cut Bit, Muhammad Cut Bit, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari keinginan pribadi untuk berbagi serta merasakan langsung kehidupan yang dijalani santri sehari-hari.

“Jamuan makan ini kami lakukan sebagai bentuk empati, agar kami juga bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para santri saat ini. Semoga membawa kebahagiaan bagi anak-anak santri dan keberkahan bagi usaha kami,” ujar Muhammad Cut Bit.

Dalam jamuan tersebut, para santri menikmati beragam menu khas Aceh yang menjadi andalan RM Cut Bit, di antaranya Sie Reuboh goreng, Kuah Beulangong, Ayam Pilot, Ayam TikTok, Kuah Pliek U, Rujak, serta aneka gorengan.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus YWBIC, antara lain Prof. Dr. Sofyan A. Gani, MA selaku Ketua Umum, Saifuddin Ibrahim selaku Pembina, Rahman Zainal (Babe) sebagai Wakil Ketua, Erdi Muallim, ST selaku Wakil Sekretaris sekaligus Kepala Tata Usaha Dayah, serta Alhadiawinata sebagai Wakil Bendahara Umum, Drs. Sabri M. Yusuf, Ustaz Fauzan. Rombongan juga didampingi Ustaz Muhammad Rais selaku Rais Am Dayah Wakaf Barbate bersama para ustaz lainnya.

Ketua Umum YWBIC, Prof. Dr. Sofyan A. Gani, MA, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan RM Cut Bit. Menurutnya, perhatian dari pelaku usaha lokal sangat berarti bagi para santri.

“Saat ini Dayah Wakaf Barbate membina 69 santri yang berasal dari 20 kabupaten/kota di Aceh, dengan latar belakang yatim, piatu, fakir, miskin, dan muallaf, yang diasuh oleh tujuh orang ustaz. Seluruh proses pendidikan dilaksanakan secara gratis,” jelasnya.

Sementara itu, Rais Am Dayah Wakaf Barbate, Ustaz Muhammad Rais, turut menyampaikan rasa haru dan doa bagi pemilik RM Cut Bit.

“Barakallahu lakum fima a’thaitum, wa barakallahu lakum fima abqaitum. Semoga Allah memberkahi harta yang diberikan dan yang disimpan,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan sedekah kepada santri, serta sesi dokumentasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin silaturahmi dan sinergi yang semakin kuat antara dunia usaha, pengelola dayah, dan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan pendidikan serta pembinaan santri di Aceh Besar. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *