Wagub Aceh Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

BERITA86 Dilihat

ACEH BESAR — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam kegiatan Open House Sekolah Rakyat Sentra Darussa’adah di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6).

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Tgk. H. Faisal Ali, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) dan pejabat terkait lainnya.

‎Kunjungan Menteri Sosial ke Aceh merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal di berbagai daerah. Kehadiran Mensos bersama Wakil Gubernur disambut antusias oleh para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik yang memadati lingkungan sekolah.

‎Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf mengaku bersyukur dapat melihat langsung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Aceh. Ia menilai program yang digagas pemerintah tersebut telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai wilayah Indonesia.

‎“Saya bergembira karena secara umum pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menyukseskan program ini sebagaimana arahan Presiden,” ujar Saifullah Yusuf.

‎Mensos juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, Aceh menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keseriusan dalam pengembangan program tersebut, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

‎Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial, atas hadirnya Program Sekolah Rakyat di Aceh.

‎“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kemensos dan seluruh unsur pemerintah pusat yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat di Aceh. Program ini sangat membantu masyarakat dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Fadhlullah.

‎Wagub menilai perkembangan para siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat menunjukkan hasil yang menggembirakan. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus mendukung  pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh.

‎“Kami mendukung sepenuhnya program Presiden terkait Sekolah Rakyat dan berbagai program nasional lainnya. Harapan kami, para lulusan nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya.

‎Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Besar Muharram Idris juga menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlangsungan Program Sekolah Rakyat di wilayahnya. Ia menilai program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera memperoleh pendidikan yang layak.

‎Program Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama gratis yang diinisiasi pemerintah bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung oleh negara, mulai dari biaya pendidikan, asrama, konsumsi, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendukung lainnya, sehingga siswa dapat mengikuti proses belajar secara optimal tanpa terbebani persoalan ekonomi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *