Tinjau Daerah Irigasi Seunong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

BERITA19 Dilihat

Pidie Jaya – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), didampingi Sekretaris Daerah Pidie Jaya, Asisten II Pidie Jaya, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, melakukan peninjauan langsung di Krueng Meureudu, khususnya Daerah Irigasi (D.I.) Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Senin (5/10).

Peninjauan tersebut dilakukan setelah masyarakat menghubungi Wagub Dek Fadh dan menyampaikan keluhan terkait kondisi D.I. Seunong yang hingga kini belum mendapat penanganan. Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Wagub Dek Fadh turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi irigasi sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat.

Di lokasi peninjauan, masyarakat menyampaikan bahwa kerusakan D.I. Seunong telah mengganggu aliran air untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untuk menjaga aliran air, selama ini masyarakat secara swadaya melakukan gotong royong agar fungsi irigasi tetap berjalan.

Menanggapi kondisi tersebut, Wagub Dek Fadh menegaskan pemerintah akan segera melakukan penanganan agar kerusakan irigasi tersebut tidak terus berdampak terhadap masyarakat. Ia juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendorong penganggaran agar revitalisasi D.I. Seunong dapat segera dilakukan.

“Kita sudah melihat langsung kondisinya dan mendengar apa yang disampaikan masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan BWS agar penanganannya dapat segera dianggarkan sehingga perbaikan bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, di Krueng Meureudu, Wagub Dek Fadh turut meninjau penanganan yang sebelumnya telah dilakukan melalui pemasangan batu gajah. Kegiatan tersebut hingga saat ini masih berproses sesuai dengan pelaksanaan anggaran pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, Wagub Dek Fadh menekankan Pemerintah Aceh akan terus mengawal koordinasi dengan BWS agar penanganan D.I. Seunong dapat segera direalisasikan. Upaya tersebut diharapkan dapat memulihkan fungsi irigasi dan memastikan kebutuhan air masyarakat kembali terpenuhi, khususnya bagi aktivitas pertanian di wilayah Meurah Dua. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *