Sinergisitas BKPRMI dalam Pelaksanaan FASI, Wujud Komitmen Membangun Generasi Qur’ani

BERITA24 Dilihat

Oleh: Bung Syarif**

 

Pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Kota Banda Aceh yang berlangsung sejak tanggal 5-8 September 2026 menjadi salah satu momentum penting dalam membangun karakter, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Dalam pelaksanaan FASI, keberadaan dan peran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banda Aceh memiliki arti strategis. BKPRMI tidak hanya menjadi wadah pembinaan pemuda dan remaja masjid, tetapi juga dapat menjadi kekuatan penggerak dalam menciptakan sinergi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an, masjid, orang tua, masyarakat, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergitas tersebut terlihat melalui keterlibatan BKPRMI dalam mendukung berbagai tahapan pelaksanaan FASI, mulai dari persiapan, pembinaan peserta, koordinasi dengan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), hingga penyelenggaraan berbagai cabang perlombaan. Kolaborasi BKPRMI dengan Pemerintah Kota Banda Aceh khususnya Dinas Syariat Islam menjadi modal penting agar FASI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi benar-benar menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter Santri TPQ di Kota Banda Aceh.

Kedepan Kolaborasi ini juga tercipta dengan Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Baitulmal Kota Banda Aceh dan Kanmenag Kota Banda Aceh dalam berbagai giat pembinaan Santri TPQ dan Pembinaan Guru TPQ se-Kota Banda Aceh, serta pemberian Insentif bagi Guru TPQ se-Kota Banda Aceh.

FASI sebagai Ajang Pembinaan Generasi Qur’ani

FASI memiliki tujuan yang jauh lebih luas daripada sekadar mencari juara. Festival Anak Shaleh ini merupakan ruang untuk memberikan apresiasi kepada anak-anak yang memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, menghafal surah, azan, ceramah agama, kaligrafi, serta berbagai keterampilan keislaman lainnya.

Melalui FASI, anak-anak diberikan kesempatan untuk tampil, berkreasi, percaya diri, dan menunjukkan hasil pembelajaran yang telah mereka dapatkan di TPQ maupun lembaga pendidikan Al-Qur’an lainnya.

Karena itu, dukungan Pemerintah Kota Banda Aceh melalu dinas teknis dan lembaga keistimewaan (Disdik Dayah, Dinas Pendidikan, Baitulmal dan Dinas Syariat Islam) sangat penting dalam memastikan semangat kompetisi tetap berada dalam bingkai pendidikan, persaudaraan, dan pembinaan akhlak.

Memperkuat Kolaborasi TPQ dan BKPRMI

Salah satu kekuatan utama FASI adalah keterlibatan TPQ sebagai tempat pembinaan anak-anak. BKPRMI dapat berperan sebagai jembatan yang memperkuat komunikasi dan koordinasi antara TPQ dengan berbagai pihak termasuk dengan Eksekutif dan Legislatif dalam mendukung anggaran secara permanen setiap tahunnya.

Tentunya BKPRMI memberikan apresiasi kepada Anggota DPRK Banda Aceh Bapak Sofyan Helmi, SE yang telah mendukung Giat FASI secara maksimal, semoga kedepan banyak Anggota DPRK yang lain memainkan perannya dalam mendukung anggaran pembinaan Santri dan Guru TPQ se-Kota Banda Aceh termasuk dalam mengalokasikan anggaran pemberian Insentif bagi guru TPQ baik sumber anggaran zakat maupun anggaran murni APBK.

Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan menghasilkan peserta yang tidak hanya siap mengikuti perlombaan, tetapi juga memiliki dasar keagamaan dan akhlak yang kuat.

Sinergi tersebut juga dapat dikembangkan melalui pelatihan bagi ustaz dan ustazah, peningkatan kapasitas pembina, penyediaan ruang kreativitas anak, serta penguatan jaringan antar-TPQ.

Dari Kompetisi Menuju Pembentukan Karakter

FASI tingkat Kota Banda Aceh hendaknya dipandang sebagai bagian dari gerakan bersama membangun generasi masa depan. Anak-anak yang mengikuti FASI bukan hanya dipersiapkan untuk menjadi juara, tetapi diarahkan menjadi generasi yang mencintai masjid, dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, percaya diri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dalam konteks ini, BKPRMI Kota Banda Aceh memiliki peran penting dalam memastikan semangat kepemudaan dan pembinaan Remaja Masjid berjalan beriringan dengan pendidikan Al-Qur’an.

Semangat kolaborasi juga harus terus diperkuat. Pemerintah, BKPRMI, lembaga pendidikan Al-Qur’an, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat perlu memiliki visi yang sama bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah membangun karakter generasi sejak dini.

Menjadikan FASI sebagai Gerakan Berkelanjutan

Ke depan, pelaksanaan FASI diharapkan tidak berhenti setelah acara dan perlombaan selesai. Anak-anak yang memiliki prestasi perlu mendapatkan pembinaan lanjutan agar potensi mereka terus berkembang.

BKPRMI bersama seluruh pemangku kepentingan dapat membangun program pembinaan berkelanjutan bagi para peserta dan juara FASI. Dengan demikian, FASI dapat menjadi salah satu pintu lahirnya kader-kader Qur’ani, da`i/dai`yah cilik, imam muda, qari-qariah, serta generasi yang memiliki kecakapan keagamaan dan sosial.

Sinergisitas BKPRMI dalam pelaksanaan FASI pada akhirnya merupakan bagian dari gerakan besar membangun peradaban yang dimulai dari masjid dan pendidikan Al-Qur’an.

FASI bukan sekadar festival, bukan pula hanya tentang siapa yang menjadi juara. Akan tetapi FASI adalah tentang bagaimana kita bersama-sama menyiapkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, percaya diri, dan siap menjadi penerus bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, BKPRMI dapat terus menjadi salah satu pilar penting dalam menguatkan pembinaan generasi Qur’ani di Indonesia, khususnya di Aceh. Banda Aceh Kota Kolaborasi; “Santri TPQ Hebat, Guru TPQ Sejahtera, Masyarakat Kota Ceria” Peunapakat? Takbir…

 

 

***Penulis adalah Magister Hukum Tata Negara USK, Wakil Ketua DPD BKPRMI Kota Banda Aceh, Direktur Forum Milenial Literasi Aceh, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, Wakil Sekretaris Syarikat Islam Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Wali Santri Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *