Banda Aceh – Dunia olahraga Aceh mencatat sejarah baru dengan lahirnya Akademi Sepak Bola Spanyol Perjuangan Aceh (ASSIPA), yang didirikan oleh Prof Adjunct Marniati M.Kes sebagai salah satu inisiator utama kerja sama internasional dengan Spain International Sport (SIS), lembaga sepak bola bertaraf dunia asal Spanyol.
Melalui inisiatif Prof Adjunct Marniati M.Kes, ASSIPA resmi menjadi mitra SIS untuk pembukaan cabang pertama Spain International Sport di Indonesia yang berlokasi di Provinsi Aceh. Langkah ini menjadikan Aceh sebagai pintu masuk utama sistem pembinaan sepak bola ala Spanyol ke tanah air.
ASSIPA dibangun dengan visi menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat pembinaan talenta sepak bola yang bertaraf internasional. Dengan menggandeng Spain International Sport, akademi ini menghadirkan kurikulum modern, metode latihan profesional, serta jaringan internasional yang membuka ruang kolaborasi lebih luas di masa depan.
Sebagai pendiri, Prof Adjunct Marniati M.Kes menegaskan bahwa kehadiran ASSIPA bukan sekadar membuka sekolah bola, tetapi membangun ekosistem pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Aceh. Melalui kolaborasi ini, anak-anak dan pemuda Aceh diharapkan dapat menikmati pendidikan sepak bola yang terstruktur, terarah, dan sesuai standar global.
Spain International Sport sendiri dikenal sebagai institusi yang berpengalaman dalam membina pemain dan pelatih di berbagai negara. Dengan kehadiran cabang pertamanya di Indonesia melalui ASSIPA di Aceh, diharapkan akan lahir pemain-pemain yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa Aceh memiliki posisi strategis dan potensi besar dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola. Di bawah fondasi yang diletakkan oleh Prof Adjunct Marniati M.Kes, ASSIPA diharapkan tumbuh menjadi lembaga pembinaan yang melahirkan talenta-talenta terbaik dari bumi Serambi Mekkah untuk Indonesia dan dunia.






