BANDA ACEH – Prof Adjunct Dr Marniati MKes resmi mendirikan Akademi Sepak Bola Internasional Spanyol Perjuangan Aceh (ASSIPA) dan menggandeng Spain International Sport (SIS), lembaga pembinaan sepak bola bertaraf internasional asal Spanyol sebagai cabang pertama SIS di Indonesia yang berlokasi di Provinsi Aceh.
Peresmian ini berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (20/6/2026) dan dihadiri CEO SIS Josele Gonzales dan Direktur Pelaksana SIS Victor De Arce yang datang langsung dari Spanyol.
Prof Adjunct Dr Marniati MKes mengatakan kolaborasi ini menjadi tonggak baru bagi dunia olahraga Aceh sekaligus menempatkan Aceh sebagai gerbang masuk sistem pembinaan sepak bola ala Spanyol di Indonesia.
“Kehadiran ASSIPA diharapkan dapat menghadirkan pola pembinaan yang modern, profesional, dan berorientasi pada pengembangan talenta muda secara berkelanjutan,” ujarnya.
ASSIPA, lanjut Marniati, dibangun dengan visi menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola berstandar internasional
Melalui kemitraan dengan SIS, akademi ini akan menerapkan kurikulum modern, metode pelatihan profesional, serta membangun jaringan internasional yang membuka peluang pengembangan lebih luas bagi atlet muda di masa depan.
Sebagai pendiri dan penggagas kerja sama tersebut, Prof Adjunct Dr Marniati MKes menegaskan bahwa kehadiran ASSIPA tidak sekadar mendirikan sekolah sepak bola, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Aceh.
Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pendidikan sepak bola yang terstruktur, terarah, dan sesuai standar global, sehingga anak-anak dan pemuda Aceh memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di dunia olahraga.
Spain International Sport (SIS) sendiri dikenal sebagai institusi yang berpengalaman dalam pengembangan pemain dan pelatih di berbagai negara.
Dengan dibukanya cabang pertama di Indonesia melalui ASSIPA di Aceh, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai langkah awal, Akademi Sepak Bola Spanyol Internasional Perjuangan Aceh (ASSIPA-SIS) membuka penerimaan siswa baru tahun 2026 dengan kuota sebanyak 100 peserta usia 8 hingga 17 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.
Program pembinaan akan berlangsung selama Januari hingga Desember 2026 dengan jadwal latihan empat kali dalam sepekan yang dipusatkan di Lapangan Lambung dan Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Selain mendapatkan pendidikan sepak bola berstandar internasional, para siswa juga akan memperoleh fasilitas berupa seragam, pelatihan karakter, kursus bahasa Inggris dan bahasa Spanyol, serta akses gym dan kolam renang sebagai bagian dari program pembinaan terpadu.
Untuk info pendaftaran lebih lanjut dapat menghubungi nomor 082367908029 (admin 2) atau nomor 082362035223 (admin 2). Dapat juga mendatangi sekretariat ASSIPA-SIS (Kantor DPP Partai Perjuangan Aceh) di Jl Teuku Nyak Arief No 19-20, Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.
Marniati menyebutkan kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa Aceh memiliki potensi besar dan posisi strategis dalam pengembangan olahraga, khususnya sepak bola dan ASSIPA diharapkan tumbuh menjadi pusat pembinaan sepak bola unggulan yang melahirkan talenta-talenta terbaik dari Serambi Mekkah untuk Indonesia bahkan dunia.(*)








