Banda Aceh — Politeknik Kutaraja Banda Aceh menggelar Wisuda ke-4 sekaligus peringatan Dies Natalis ke-8, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan lembaga pendidikan, mitra industri, orang tua, serta sivitas akademika Politeknik Kutaraja, Rabu (28/10)
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan di Aula Utama Kampus Politeknik Kutaraja, Jl. Syiah Kuala No. 10, Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Kutaraja, Desy Puspita, SP, MM, menyampaikan rasa syukur atas capaian kampus selama delapan tahun perjalanan di dunia pendidikan vokasi.
“Momentum ini bukan hanya selebrasi kelulusan, tetapi juga refleksi atas dedikasi dan perjuangan Politeknik Kutaraja dalam melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.

Dari 58 Lulusan, sebanyak 20 Persen Langsung Terserap di Dunia Kerja
Sebanyak 58 wisudawan dan wisudawati dari program Sarjana Terapan dan Diploma 3 dikukuhkan pada wisuda kali ini. Dari jumlah tersebut, 20 persen lulusan telah terserap di dunia kerja, termasuk di instansi pemerintahan, perusahaan swasta, perbankan, serta dunia usaha dan industri.
“Keberhasilan para lulusan ini merupakan bukti nyata komitmen Politeknik Kutaraja untuk menyiapkan tenaga profesional yang siap kerja melalui pendekatan pembelajaran 70 persen praktik dan 30 persen teori,” jelas Desy Puspita.
Raih Enam Penghargaan LLDIKTI dan Beasiswa Sawit Rp 6,1 Miliar
Pada tahun akademik 2024/2025, Politeknik Kutaraja mencatat prestasi luar biasa dengan meraih enam penghargaan dari LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, antara lain:
Politeknik Terbaik se-Provinsi Aceh (dua tahun berturut-turut),
Kampus dengan Pelaksana MBKM Terbaik,
Kampus dengan Kinerja Mutu Terbaik,
Kampus dengan Pembina Kemahasiswaan Terbaik,
Kampus dengan Kinerja Kerja Sama Terbaik, dan
Politeknik Terfavorit ke-3.
Selain itu, Politeknik Kutaraja juga berhasil menjadi salah satu penerima Program Beasiswa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) senilai Rp 6,1 miliar untuk 30 mahasiswa Program Studi Analis Keuangan.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Politeknik Kutaraja mampu bersaing di tingkat nasional dan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang vokasi,” tutur Direktur.
Pengembangan Fasilitas dan Komitmen Sewindu
Memasuki usia ke-8 pada 31 Oktober 2025, Politeknik Kutaraja terus meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran dengan penambahan tiga laboratorium komputer (53 unit desktop), satu laboratorium bahasa, serta asrama mahasiswa yang kini menampung 50 mahasiswa.
Politeknik Kutaraja, satu-satunya politeknik swasta di Banda Aceh, kini memiliki empat program studi: Sarjana Terapan Analis Keuangan, Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Sektor Publik, D3 Administrasi Perkantoran, dan D3 Akuntansi. Hingga saat ini, total 224 lulusan telah dihasilkan dengan tingkat keterserapan kerja mencapai 51 persen.
Dalam refleksi Sewindu Politeknik Kutaraja, Desy Puspita menegaskan bahwa keberhasilan kampus merupakan hasil kerja sama seluruh sivitas akademika yang berlandaskan nilai integritas, ketulusan, dan kepedulian.
“Politeknik Kutaraja bukan hanya tempat belajar, melainkan rumah tempat kita bertumbuh bersama. Delapan tahun perjalanan ini telah membuktikan bahwa komitmen dan semangat yang tulus dapat melahirkan perubahan besar,” ungkapnya menutup pidato.
Tentang Politeknik Kutaraja
Didirikan pada tahun 2017 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja, Politeknik Kutaraja berkomitmen mencetak lulusan vokasi yang siap kerja, kompeten, dan berdaya saing tinggi di tingkat lokal, nasional, maupun global. Kampus ini terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia industri, dan UMKM dalam mendukung pendidikan vokasi di Provinsi Aceh.












