Pecah! Qube Billiard x POBSI Sukses Gelar Turnamen 9 Ball, Sah Jadi Pusat Latihan Biliar Pertama di Banda Aceh

BERITA24 Dilihat

BANDA ACEH – Stigma biliar cuma sekadar ajang nongkrong perlahan mulai luntur di Kutaraja. Kini, biliar resmi unjuk gigi sebagai olahraga bergengsi yang siap mencetak atlet berprestasi.

Hal ini dibuktikan lewat suksesnya ajang Home Tournament 9 Ball Banda Aceh dan Sekitarnya yang digelar berkat kolaborasi ciamik antara Qube Billiard & Cafe dan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Banda Aceh.

Turnamen yang berlangsung sengit pada 13-14 Juni 2026 di Qube Billiard & Cafe, Jl. Angsa, Dusun Mesjid, Batoh ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari para pebiliar lokal.

Ditemui pada Minggu (21/06/2026), Owner Qube Billiard, M. Raisul Akram, memberikan tanggapan antusiasnya terkait kesuksesan acara tersebut.

“Jujur, animonya pecah banget! Kami dari Qube Billiard sangat bangga bisa berkolaborasi dengan POBSI Banda Aceh. Acara kemarin bukan cuma soal siapa yang menang, tapi jadi bukti nyata kalau talenta biliar di Aceh itu luar biasa banyak dan butuh wadah yang tepat. Ini adalah langkah awal yang manis untuk memajukan olahraga biliar di daerah kita,” ujar Raisul dengan penuh semangat.

Tak main-main, turnamen bergengsi ini turut dihadiri oleh jajaran penting yang menunjukkan besarnya dukungan pemerintah dan aparat setempat.

Tampak hadir di lokasi acara Kapolsek Lueng Bata, AKP Jufri, S.E., Camat Lueng Bata, M. Kharisma, Sekretaris KONI Banda Aceh yang diwakilkan oleh Sarkawi, Ketua Bimpres KONI Banda Aceh, Sahlan, serta Ketua POBSI Banda Aceh, M. Iqbal Karamullah.

Dukungan penuh datang dari KONI Banda Aceh. Dalam tanggapannya, pihak KONI menegaskan bahwa biliar adalah cabang olahraga resmi yang sangat potensial.

“Biliar ini olahraga yang menuntut konsentrasi, taktik, dan ketahanan mental. Kita perlu mencetak kader-kader muda berbakat dari sekarang untuk kita lagakan di PON, bahkan sampai ke turnamen internasional. Kami sangat mengapresiasi Qube Billiard dan POBSI, karena tempat ini sekarang resmi menjadi Pusat Pelatihan Pertama yang ada di Banda Aceh,” jelas perwakilan KONI.

Senada dengan KONI, Camat Lueng Bata, M. Kharisma S.TP, juga memberikan standing applause atas inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran Qube Billiard bukan sekadar tempat hiburan, melainkan sarana pembinaan.

“Kami sangat mendukung kehadiran Qube Billiard dan langkah strategis POBSI Banda Aceh. Ini adalah ruang yang sangat positif bagi anak muda kita untuk berkreasi dan mengasah kemampuan, alih-alih melakukan hal yang negatif. Harapannya, dari Batoh ini akan lahir atlet-atlet biliar berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Aceh di kancah nasional hingga internasional,” tuturnya.

Melihat antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak, Ketua POBSI Banda Aceh, M. Iqbal Karamullah, memastikan bahwa pembinaan tidak akan berhenti di turnamen ini saja.

“Turnamen 9 Ball kemarin adalah kick-off yang sempurna. Dengan ditetapkannya Qube Billiard sebagai pusat pelatihan, POBSI Banda Aceh kini punya ‘rumah’ untuk memantau dan menggembleng bibit-bibit unggul. Kami siap menjalankan program latihan yang intensif. Siapkan stik kalian, karena biliar Aceh siap bersinar!” pungkas Iqbal mantap.

Dengan suksesnya event ini, Qube Billiard & Cafe tak lagi sekadar tempat ngopi asik, tapi sudah naik kelas menjadi kawah candradimuka bagi para calon jawara biliar masa depan Aceh. Bravo Biliar Aceh!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *