Pasar Hewan Sibreh Aceh Besar Dipadati Pembeli Jelang Idul Adha

BERITA14 Dilihat

Aceh Besar – Aktivitas jual beli di Pasar Hewan Sibreh mengalami peningkatan signifikan pada Rabu (22/04/2026), seiring mendekatnya Hari Raya Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Sejak pagi, kawasan pasar tampak dipadati masyarakat yang datang untuk mencari hewan ternak.

Pasar hewan Sibreh yang hanya beroperasi setiap hari Rabu tersebut terlihat lebih ramai dari biasanya. Momentum ini dimanfaatkan masyarakat untuk berburu hewan qurban dengan berbagai pilihan yang tersedia di lokasi.

Terlihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Aceh Besar, tetapi juga dari luar daerah. Mereka terlihat aktif berkeliling memilih hewan ternak sesuai kebutuhan, sementara proses tawar-menawar antara pedagang dan pembeli berlangsung dinamis.

Di pasar induk hewan Sibreh, tersedia berbagai jenis ternak, mulai dari lembu atau sapi dengan beragam jenis dan ukuran, kerbau, hingga kambing. Ketersediaan ini memberikan banyak pilihan hewan berkualitas bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah qurban.

Salah satu petugas pasar, Munawar, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pengunjung sangat terasa dibandingkan dengan biasanya, terutama menjelang Idul Adha. Ia juga menilai kondisi pasar saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Menjelang Hari Raya Qurban, jumlah pembeli memang cukup meningkat. Banyak masyarakat datang untuk mencari hewan ternak, baik sapi, kerbau maupun kambing,” ujar Munawar saat diwawancarai media, Rabu (22/04/2026).

Menurutnya, tidak hanya pembeli dari Aceh Besar, sejumlah warga dari luar daerah juga turut memadati pasar untuk mendapatkan hewan qurban dengan kualitas yang baik. Ia menambahkan, kondisi pasar kini lebih bersih dan tertata setelah dilakukan penataan oleh pemerintah daerah.

Sejumlah pedagang juga mengakui adanya peningkatan transaksi dibanding hari-hari biasa. Hal ini dinilai berdampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi peternak dan pelaku usaha ternak lokal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, M. Ali, memastikan bahwa kondisi pasar hewan Sibreh saat ini semakin baik dari sisi penataan maupun kenyamanan.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pembenahan sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih tertib dan aman.

“Pasar hewan Sibreh saat ini sudah jauh lebih rapi, tertib, dan aman, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman dalam bertransaksi,” ujar M. Ali.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ketersediaan hewan ternak untuk kebutuhan qurban di Kabupaten Aceh Besar dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Kami memastikan bahwa kebutuhan hewan qurban tersedia di pasar hewan Sibreh, baik sapi, kerbau maupun kambing,” tambahnya.

Selain itu, Dinas Pertanian Aceh Besar juga terus melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan yang diperjualbelikan, guna memastikan hewan yang dibeli masyarakat dalam kondisi sehat dan layak untuk qurban.

“Pengawasan terus kami lakukan, mulai dari kondisi kesehatan hewan di pasar hingga nantinya pada saat penyembelihan, agar semuanya sesuai dengan ketentuan dan menjamin keamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, ia memastikan bahwa pengelolaan pasar bersama aparat terkait turut memperkuat pengawasan di lapangan guna memastikan aktivitas jual beli berjalan lancar. Pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan pasar juga diperketat untuk mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya jumlah pengunjung.

Kondisi ini menegaskan bahwa Pasar Hewan Sibreh tetap menjadi pusat perdagangan hewan ternak yang strategis di Aceh Besar dan sekitarnya, khususnya menjelang momentum Hari Raya Idul Adha.

“Dengan meningkatnya aktivitas jual beli tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan hewan qurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *