BANDA ACEH — Gelaran Lexaexpo 2026 di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat. Memasuki hari kelima, Minggu (4/10/2026), salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung adalah Marnia Cosmetic, produk kecantikan karya putri daerah Aceh.
Stan Marnia Cosmetic terlihat cukup ramai didatangi pengunjung. Tidak hanya perempuan muda, sejumlah ibu-ibu juga tampak antusias melihat berbagai produk yang dipamerkan sekaligus mendapatkan informasi secara langsung. Kehadiran konsumen di stan tersebut menjadi ruang interaksi antara produsen dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk kecantikan lokal.
Marnia Cosmetic merupakan produk yang lahir dari gagasan Prof. Adjunct Dr. Marniati, pemilik Yayasan dan Universitas Ubudiyah Indonesia. Produk ini dikembangkan sebagai salah satu karya daerah dengan perhatian terhadap kebutuhan konsumen Indonesia. Saat ini, Marnia Cosmetic memiliki tiga varian utama, yakni Velvet, Glossy dan Matte, dengan penggunaan bahan yang disesuaikan serta mengedepankan bahan alami.
Antusiasme masyarakat selama Lexaexpo menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang untuk terus berkembang. Ajang seperti expo juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk menerima respons langsung dari konsumen, sekaligus memperkenalkan kualitas dan karakter produk yang mereka kembangkan.
Bagi Marnia Cosmetic, kesempatan tersebut menjadi bagian dari langkah memperluas pengenalan produk di tengah persaingan industri kecantikan yang semakin beragam.
Prof. Marniati berharap kehadiran Marnia Cosmetic dapat mendorong generasi muda Aceh untuk semakin percaya diri mencintai sekaligus mengembangkan produk lokal.
“Anak-anak muda saat ini harus lebih mencintai produk lokal. Produk yang dibuat di daerah juga memiliki kualitas dan tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujarnya. Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar inovasi dan kreativitas anak muda daerah terus mendapat ruang di pasar.
Keikutsertaan Marnia Cosmetic di Lexaexpo pada akhirnya bukan sekadar aktivitas memamerkan produk, tetapi juga membawa pesan bahwa karya anak daerah memiliki peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan inovasi, kualitas serta kemampuan membaca kebutuhan konsumen, Marnia Cosmetic diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu produk kecantikan lokal yang turut membawa nama Aceh semakin dikenal.












