ACEH TENGAH – Lubang raksasa terus menghantui perkampungan Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Lubang menyerupai fenomena sinkhole (tanah amblas) itu kini telah mendekati pemukiman warga setempat.
Di sisi lain, jalan alternatif yang baru saja dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah juga ikut terancam amblas, karena lubang terus melebar sepanjang 5 meter dalam sehari.
Salah seorang warga setempat, Suwarno, kepada wartawan mengaku jika setiap waktu dirinya mendengar suara gemuruh dari lubang raksasa akibat tanah dan batuan jatuh dari tepi lubang.
“Hampir setiap waktu suara gemuruh itu terdengar kencang karena tanah berjatuhan akibat longsor. Kami benar-benar khawatir, apalagi lubang sudah mendekati pemukiman dengan jarak 300 meter,” ungkap Suwarno, Minggu, 15 Februari 2026.
Selain itu, jika larut malam Suwarno mengaku bersama warga lainnya tidak bisa memejamkan mata akibat suara gemuruh itu terasa seperti gempa.
“Di siang hari mendengar suara itu sudah terbiasa. Namun, jika di tengah malam suaranya mengerikan, terasa seperti gempa. Kami benar-benar khawatir,” ucapnya.
Ia mengatakan meluasnya lubang raksasa itu diperparah oleh mengalirnya air drainase dari arah Kampung Blang Kucak menuju lubang tersebut.
“Jika melihat dari seberang, bentuk jatuhnya air drainase itu persis seperti air terjun. Namun, kondisi itu semakin memperparah meluasnya lubang, karena tepian lubang tergerus oleh air,” kata Suwarno.
“Kami berharap pemerintah untuk segera memindahkan saluran drainase tersebut untuk mengurangi longsoran tanah. Hal ini juga pernah kita sampaikan, tetapi belum ada tindakan,” ujar Suwarno.(AJNN)












