Ketua DPRK Banda Aceh Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi Empat Unit

BERITA43 Dilihat

BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni secara simbolis di Gampong Lhoong Cut, Kecamatan Banda Raya, Kamis (16/7/2026). Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat kurang mampu di Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PKS Aceh Ustaz Ismunandar ST, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh, para keuchik beserta perangkat gampong, di antaranya Keuchik Gampong Lam Ara, Lamlagang, Lhoong Raya, dan Lhoong Cut.

Dalam sambutannya, Irwansyah menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni menjadi salah satu fokus pengabdiannya sebagai anggota legislatif. Menurutnya, dari berbagai kunjungan lapangan masih ditemukan warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, meski Banda Aceh merupakan ibu kota Provinsi Aceh.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal yang terus memperluas program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.

Irwansyah menjelaskan, selama dua periode sebelumnya sebagai anggota DPRK, dirinya telah mengadvokasi pembangunan 12 unit rumah layak huni di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Banda Raya dan Jaya Baru.

Sementara pada periode jabatannya sebagai Ketua DPRK, ia berhasil mengadvokasi pembangunan dan rehabilitasi tujuh unit rumah, terdiri atas tiga unit pada 2025 dan empat unit pada 2026.

Empat unit rumah yang dianggarkan melalui APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 tersebut masing-masing diperuntukkan bagi Azhar di Gampong Lhoong Raya, Yulia Bintang di Gampong Lamlagang, Ainal di Gampong Lhoong Cut, serta Ika Jinan di Gampong Lam Ara.

Irwansyah mengaku masih prihatin karena masih ada warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Menurutnya, meski setiap tahun jumlah bantuan terus meningkat, masih ditemukan rumah berdinding seng yang terasa sangat panas untuk ditempati, rumah berlantai tanah, hingga rumah berdinding papan yang lapuk dan dimakan rayap.

“Kondisi seperti ini sudah sepatutnya tidak lagi ada di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Politisi PKS tersebut menegaskan akan terus memperjuangkan program rumah layak huni agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati tempat tinggal yang aman dan nyaman.

“Alhamdulillah selama dua periode sebelumnya sudah kita advokasi 12 unit rumah. Lalu dalam dua tahun di periode baru sebagai Ketua DPRK, kita berhasil mengadvokasi lagi tujuh unit rumah. Dan ini akan dilanjutkan terus, insyaallah, dengan izin Allah SWT,” katanya.

Selain memperjuangkan sektor perumahan, Irwansyah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur gampong, seperti perbaikan drainase lingkungan, jalan lingkungan, jalan rabat beton, hingga pengaspalan jalan.

Menurutnya, peningkatan infrastruktur permukiman merupakan bagian penting dalam mewujudkan Kota Banda Aceh yang semakin nyaman, tertata, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *