Harga Emas Melambung tak Pengaruhi Angka Pernikahan di Aceh Besar

BERITA448 Dilihat

Acehupdate.net, ACEH BESAR – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Besar, Saifuddin, mengatakan melambungnya harga emas tidak mempengaruhi pada angka pernikahan di kabupaten itu. Menurut dia, dalam bulan Syawal ini 133 pasangan melangsungkan pernikahan.

“Sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk melangsungkan pernikahan di bulan Syawal atau setelah idul fitri,” kata Saifuddin, Rabu,16 April 2025. M

enurut Saifuddin, pernikahan umumnya telah direncanakan jauh-jauh hari. Artinya, masyarakat telah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk mahar, meskipun harga emas melonjak.

“Mahar pernikahan tidak harus berupa emas. Namun di Aceh, sejak dulu mahar identik emas. Itu pun atas kesepakatan antara calon pengantin dan keluarga, yang penting tidak memberatkan,” kata dia.

Saifuddin mengatakan, angka pernikahan hanya menurun pada bulan Ramadhan, usai lebaran angka pernikahan langsung meningkat, meskiski harga emas belum stabil.  Per 15 April 2025, kata dia, emas murni di Aceh Besar dibanderol Rp 5.920.000 per mayam.

“Tidak menurunnya angka pernikahan, karena bulan Syawal diyakini sebagai momentum yang baik untuk memulai kehidupan berumah tangga. Ini juga merujuk pada sunnah Nabi Muhammad SAW yang menikah dengan Sayyidah Aisyah di bulan Syawal,” jelasnya.

Pelayanan pernikahan di Aceh Besar, kata Saifuddin, hingga hari ini masih berjalan normal. Berdasarkan laporan dari KUA, masyarakat masih terus datang untuk mendaftarkan pernikahan mereka, termasuk untuk bulan-bulan berikutnya.

“Pernikahan adalah ibadah. Lonjakan harga emas tidak menghalangi niat baik masyarakat untuk membina rumah tangga, kita doakan semoga diberikan kemudahan,” demikian Saifuddin.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *