H Anwar Ahmad Terpilih Jadi Ketua MAA Aceh Besar, Bertekad Optimalkan fungsi dan kinerja MAA

BERITA15 Dilihat

Kota Jantho – Setelah melakukan musyawarah dan mufakat, akhirnya forom menetapkan H Anwar Ahmad SE.Ak menjadi Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Besar periode 2026-2031 dalam Musyawarah Kabupaten (Muscab) MAA Aceh Besar di Hotel Hijrah, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutan singkatnya, mantan Wakil Bupati Aceh Besar periode 2007-2012 ini mengaku masih baru dengan MAA. Namun demikian, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan seluruh komponen serta unsur terkait, ia bersama para pengurus lainnya yang akan segera bekerja untuk melanjutkan program program di MAA Aceh Besar.

“Saya sangat membutuhkan dukungan semua pihak agar adat istiadat, khususnya di Aceh Besar akan terus lestari dan terjaga,” ungkapnya.

Anwar Ahmad bersama para pengurus lainnya yang akan segera dibentuk bertekad mengoptimalkan fungsi dan kinerja MAA Aceh Besar untuk mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah dan bermartabat dalam bingkai Syariat Islam. Hal ini sesuai dengan visi dan misi dari kepemimpinan Bupati Aceh Besar H Muharram Idris dan Wabup Drs H Syukri.

“Kami mohon dukungan dari semua stakeholder dan seluruh masyarakat Aceh Besar,” pungkas Anwar Ahmad.

Sebelumnya, Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang dihadiri Ketua MAA Provinsi Aceh Prof Dr Yusri Yusuf MPd, Kepala Sekretariat MAA Aceh Muhammad Junaidi SH MH, tokoh agama Tgk H Marwan. Hadir juga Sekdakab Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, Asisten I Farhan AP, Asisten II HM Ali SSos MSi, Asisten III Abdullah SSos, Kadis Syariat Islam Rusdi SSos MSi, dan Kabag Hukum Rafzan SH MM.

Muskab MAA Aceh Besar itu dibuka Wabup Aceh Besar Drs H Syukri mengharapkan agar MAA dapat berperan aktif dan mengabdi sesuai dengan tupoksi yang dimilikinya.

Dikatakannya, MAA Aceh Besar memiliki peran yang sangat strategis sebagai penjaga, pengembang, dan pengawal nilai-nilai adat yang menjadi ruh kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan fungsi dan kinerja MAA bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan historis dan kultural.

Drs Syukri mengungkapkan, program pageu gampong merupakan salah satu kegiatan yang mesti dilanjutkan di tengah-tengah masyarakat Aceh Besar. Program ini penting untuk mencegah bahaya narkoba, kriminal, dan bahaya lainnya di tengah masyarakat.

“Pemkab Aceh Besar mengucapkan selamat melaksanakan Muskab MAA, semoga melahirkan pengurus baru dan program-program terbaik untuk kemajuan daerah,” katanya.

Ketua MAA Provinsi Aceh, Prof Yusri Yusuf MPd mengatakan, kehadiran MAA Aceh Besar sangat penting dalam upaya pelestarian adat istiadat Aceh yang islami. “Saya yakin, MAA Aceh Besar akan terus memberikan kontribusi positif untuk daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat MAA Aceh Besar, Heru Saputra SH MH menjelaskan, Muskab tersebut mengusung tema ” Mengoptimalkan fungsi dan kinerja MAA Aceh Besar untuk mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah dan bermartabat dalam bingkai Syariat Islam.

“Insya Allah Muskab berlangsung sehari dan dihadiri para pemangku adat di Aceh Besar,” pungkasnya.(Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *