BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan anak yatim, diselenggarakan Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) bersama Pro Jurnalis Media Siber (PJS) di Pang Sagoe Kupi, Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (12/10/2026). Kehadiran orang nomor dua di Aceh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan pemuda serta insan pers.
Mengusung tema “Menebar Kasih Sayang dan Kepedulian Sosial, Meneladani Jejak Langkah Rasulullah SAW”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, dan insan pers turut hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Dek Fadh didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Said Mulyadi. Turut hadir anggota DPRA Ilmiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Ketua Bappilu Gerindra Aceh Nasrul Sufi, tokoh masyarakat Pidie Jaya Ramli Daud atau Cek Ram, serta Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin. Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, insan pers, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ketua PUSDA dan PJS, Heri Safrijal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Aceh atas kehadirannya. Menurut Heri, dukungan pimpinan Pemerintah Aceh menjadi motivasi bagi pemuda dan insan pers untuk terus berkontribusi melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Ia juga menilai Dek Fadh sebagai figur muda yang energik dan mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk meningkatkan kapasitas serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Peringatan Maulid Nabi yang disertai santunan anak yatim ini tidak hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga wujud nyata pengamalan nilai kasih sayang, kepedulian, dan ukhuwah Islamiah. Melalui kegiatan tersebut, PUSDA dan PJS ingin menegaskan bahwa organisasi kepemudaan dan media tidak hanya berperan dalam pengembangan gagasan serta penyampaian informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Melalui momentum ini, PUSDA dan PJS berharap kebersamaan yang terbangun dapat terus berlanjut dalam berbagai program positif dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, pemuda, insan pers, dan tokoh masyarakat diharapkan semakin kuat untuk mendorong kemajuan Aceh. Semangat meneladani Rasulullah SAW pun diharapkan menjadi landasan dalam membangun generasi yang berakhlak, peduli, serta siap berkontribusi bagi masa depan Aceh yang lebih baik.






