Dari Bisnis untuk Kemanusiaan, Tuanku Raja Muda Perlis Resmikan MARNIA Connect for Charity

Uncategorized18 Dilihat

MEDAN – Peluncuran MARNIA Kosmetik di Kota Medan tidak hanya menjadi momentum memperkenalkan produk kecantikan lokal, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk membangun usaha melalui jaringan reseller.

Peluang tersebut menjadi salah satu bagian yang diperkenalkan dalam Launch Celebration & Gala Dinner MARNIA yang berlangsung di Medan, Minggu (13/9/2026).

Melalui jaringan reseller, MARNIA ingin memperluas akses masyarakat terhadap produk kecantikan sekaligus membuka ruang bagi perempuan dan generasi muda untuk memiliki peluang usaha sendiri di tengah berkembangnya industri kecantikan.

Owner MARNIA, Prof Adjunct Dr Marniati, M.Kes., mengatakan pengembangan bisnis MARNIA tidak hanya diarahkan pada penjualan produk, tetapi juga menciptakan ekosistem yang dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut tumbuh bersama.

“Saya ingin MARNIA bukan hanya melahirkan produk kecantikan, tetapi juga melahirkan lebih banyak Marniati-Marniati lainnya. Perempuan yang berani bermimpi, berani berjuang, mandiri, dan kuat menghadapi kehidupan,” ujar Marniati.

Menurutnya, reseller dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi masyarakat yang ingin memulai usaha di bidang kecantikan tanpa harus membangun produk sendiri.

Dari Produk Kecantikan Menjadi Peluang Usaha

MARNIA dikembangkan dengan konsep Premium Quality, Affordable Price, yakni menghadirkan produk dengan kualitas dan pengalaman premium dengan harga yang tetap terjangkau.

Pada tahap awal, MARNIA menghadirkan rangkaian produk bibir yang terdiri dari Velvet Lipsticks, Matte Lipglaze, dan Glossy Lipglaze dengan beragam pilihan warna.

Produk MARNIA saat ini dapat diperoleh melalui Shopee, media sosial MARNIA, serta jaringan penjualan dan reseller yang dikembangkan dengan harga mulai Rp249.000.

MARNIA sendiri telah lebih dahulu melakukan peluncuran produk di Jakarta pada 23 Agustus 2026. Setelah Jakarta, Medan menjadi salah satu kota yang dipilih untuk memperluas pengenalan brand dan membangun jaringan pasar.

Kemandirian Perempuan

Bagi MARNIA, pengembangan jaringan reseller memiliki makna yang lebih luas dari sekadar memperluas distribusi produk.

Jaringan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk belajar membangun usaha, mengenal pemasaran, membangun jaringan, serta memiliki penghasilan melalui bisnis yang dapat dikembangkan secara bertahap.

Semangat tersebut sejalan dengan perjalanan Marniati yang ingin menjadikan MARNIA sebagai brand yang tidak hanya berbicara tentang kecantikan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berkembang dan mandiri.

Bisnis yang Membawa Misi Sosial

Di balik pengembangan bisnis dan jaringan reseller, MARNIA juga membawa konsep Business Sharing for Humanity melalui program MARNIA Charity.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen MARNIA untuk berbagi manfaat kepada anak-anak yang membutuhkan, termasuk anak dengan autisme, kanker, penyakit jantung, serta anak-anak yang menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendidikan.

“Bagi saya, bisnis bukan hanya tentang keuntungan. Ketika bisnis kita berkembang, harus semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” kata Marniati.

Dengan demikian, pertumbuhan jaringan reseller diharapkan tidak hanya memperkuat pasar MARNIA, tetapi juga memperbesar ruang untuk berbagi manfaat.

Dari sebuah produk kecantikan, MARNIA ingin membuka kesempatan bagi lebih banyak perempuan untuk membangun usaha, meningkatkan kepercayaan diri, dan tumbuh secara mandiri.

MARNIA untuk Indonesia, MARNIA untuk Asia, dan MARNIA untuk kemanusiaan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *