Dana Sapi Meugang untuk Warga Terdampak Banjir di 19 Daerah Cair

BERITA18 Dilihat

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memastikan dana bantuan sapi meugang bagi masyarakat terdampak banjir di 19 kabupaten/kota telah ditransfer ke masing-masing pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan bantuan tersebut segera direalisasikan melalui pembelian sapi dan pembagian daging secara merata, dengan memprioritaskan warga terdampak bencana dan masyarakat di lokasi pengungsian.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer hari ini. Kami Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” kata Fadhlullah, Selasa malam, 10 Februari 2026.

Bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 kabupaten/kota terdampak dengan total nilai Rp 72.750.000.000. Dana itu telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing pemerintah daerah.

Fadhlullah menegaskan, para bupati dan wali kota diminta segera menindaklanjuti bantuan dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang diterima. Ia juga meminta kepala daerah bertanggung jawab penuh terhadap distribusi agar dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran.

Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah. Usai distribusi, pemerintah kabupaten/kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto atau video serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh paling lambat tiga hari setelah Ramadhan, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden.

Adapun 19 daerah penerima bantuan meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, serta Simeulue yang juga terdampak bencana hidrometeorologi dan gempa bumi.

Fadhlullah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu warga terdampak bencana menjelang tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *