CT Scan RSUDZA Tidak Berfungsi, Perbaikan Tunggu Suku Cadang Impor

BERITA, KESEHATAN115 Dilihat

BANDA ACEH – Layanan CT Scan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh tidak berfungsi sekitar seminggu lalu. Akibatnya pemeriksaan pasien CT scan terpaksa dialihkan ke RSIA dan RSUD Meuraxa.

Kasubbag Infokom dan Kerjasama RSUZA Banda Aceh, Rahmady, mengatakan suku cadang (sparepart) untuk alat CT Scan saat ini sedang dalam proses pemesanan pengiriman resmi dari penyedia. Sementara pemesanan sparepart tersebut dari Singapura atau Jerman sehingga membutuhkan waktu dua sampai tiga pekan.

“Proses pemenuhan sparepart tersebut harus mengikuti prosedur teknis, administratif, serta logistik, sehingga memerlukan waktu tertentu hingga tiba di rumah sakit,” kata Rahmady, Jumat, 21 November 2025.

Meski demikian, kata dia, RSUDZA memastikan seluruh pelayanan kepada pasien tetap berjalan seperti biasa dengan mempertimbangkan skala prioritas. Beberapa langkah alternatif telah diterapkan untuk menjaga kelancaran layanan. Antara lain penggunaan modalitas atau alat lain yang masih berfungsi dengan baik sebagai alternatif sementara dan pengalihan sebagian pemeriksaan ke RSIA dan RS Meuraxa.

Langkah tersebut diharap dapat tetap melayani pasien dengan cepat, aman, dan sesuai standar.

“Seluruh upaya ini kami lakukan agar hak pasien tetap terpenuhi dan tidak ada pelayanan yang tertunda selama menunggu kedatangan sparepart,” ujarnya.

Rahmady mengatakan manajemen RSUDZA juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena layanan kesehatan saat ini sedikit tersendat. Menurutnya pelayanan akan optimal ketika CT-Scan kembali aktif beroperasi di RSUDZA.

“Manajemen RSUDZA juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan masyarakat. Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, transparan, dan bertanggung jawab kepada publik,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed