UUI Salurkan Bantuan Kemanusiaan RM150.000 dari Perlis Malaysia untuk Korban Banjir Aceh

BERITA17 Dilihat

BANDA ACEH – Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir di Aceh dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai RM150.000 atau setara sekitar Rp620 juta.

Bantuan tersebut berasal dari masyarakat Perlis, Malaysia, yang dihimpun melalui tabung amal seluruh masjid dan dikoordinasikan oleh Majlis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Perlis (MAIPS).

Selanjutnya, bantuan ini disalurkan kepada masyarakat Aceh melalui UUI sebagai mitra kemanusiaan lintas negara.

Prosesi simbolis penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Prof Adjunct Dr Marniati MKes kepada Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Dr Mutiawati MPd di Plenary Hall UUI, Kamis (5/2/2026).

Kepercayaan tersebut diberikan kepada UUI untuk memastikan penyaluran berlangsung efektif, tepat sasaran, dan transparan, sekaligus menjadi bagian dari komitmen institusi dalam pengabdian kepada masyarakat serta respons cepat terhadap bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada November 2025 lalu.

Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia, Prof Adjunct Dr Marniati MKes, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak di Perlis, khususnya kepada Duli Yang Teramat Mulia Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra ibni Syed Sirajuddin Jamalullail, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Aceh.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MAIPS, para pengurus masjid, serta masyarakat Perlis yang telah menghimpun dan menyalurkan bantuan melalui Yayasan Ubudiyah Indonesia.

Sementara itu, Rektor UUI Dr Mutiawati MPd menegaskan bahwa keterlibatan UUI dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari peran perguruan tinggi sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga hadir dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi kemanusiaan ini, UUI berharap sinergi dengan MAIPS dan berbagai pihak di Malaysia dapat terus terjalin di masa mendatang, khususnya dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan penanggulangan bencana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *