Untuk Kedua Kalinya Aceh Terima Sapi Meugang, Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden

BERITA14 Dilihat

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh), menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan sapi meugang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau kedua kalinya setelah yang pertama untuk meugang puasa sebulan lalu.

Seperti halnya meugang puasa, bantuan untuk meugang Idul Fitri juga diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Bantuan sapi tersebut merupakan bagian dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh, sekaligus dukungan terhadap pelestarian tradisi meugang yang telah mengakar kuat di daerah ini.

‎”Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi meugang ini. Ini bentuk kepedulian nyata Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh, terutama di tengah kondisi sebagian warga yang sedang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi,” ujar Mualem, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menambahkan, dalam situasi pascabencana, bantuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar dukungan terhadap tradisi. Bantuan itu dinilai menjadi bagian dari upaya membantu pemulihan sosial masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan di tengah kondisi yang masih sulit.

Pemerintah Aceh juga menilai kepedulian Presiden terhadap masyarakat Aceh menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada aspek tanggap darurat dan infrastruktur, tetapi juga pada pemulihan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pernyataan tersebut, Gubernur juga menyampaikan harapan agar Presiden dapat berkenan hadir langsung di Aceh pada momentum Idul Fitri tahun ini.

“Kami sangat berharap Bapak Presiden dapat hadir di Aceh dan merayakan Idul Fitri bersama masyarakat. Kehadiran beliau tentu akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi rakyat Aceh,” kata Gubernur.

Sementara itu, Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus berkomitmen memonitor berbagai dinamika di lapangan terkait penanganan bencana agar seluruh tahapan penanggulangan berjalan optimal.

‎“Bantuan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meringankan beban masyarakat. Pemerintah Aceh akan terus memastikan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi berjalan dengan baik, termasuk dalam mendukung pemulihan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Wakil Gubernur.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa penyaluran bantuan daging sapi meugang yang dilakukan Presiden sangat membantu di tengah angka inflasi Aceh yang cukup tinggi, yakni mencapai 6,94% per Februari 2026 (year on year).

Seperti diketahui, komoditas dominan penyumbang inflasi Aceh termasuk daging sapi dan daging ayam ras karena kebutuhan menjelang meugang. “Karena itu, bantuan dari Bapak Presiden dalam bentuk sapi meugang juga tentu sangat mendukung penurunan angka inflasi di Aceh,” kata Dek Fadh.

Dengan adanya bantuan sapi dari Presiden, Pemerintah Aceh berharap masyarakat, khususnya yang terdampak bencana, tetap dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

Sasaran dan besaran bantuan

‎Bantuan sapi meugang Idul Fitri 1447 H dari Presiden Prabowo disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan total nilai mencapai Rp72.750.000.000.

Sasaran pendistribusian antara lain ke Kota Lhokseumawe senilai Rp550 juta, Aceh Tamiang Rp10,5 miliar, Pidie Jaya Rp4,9 miliar, Aceh Timur Rp7,55 miliar, Bireuen Rp2,25 miliar, Kota Langsa Rp600 juta, Aceh Utara Rp19,55 miliar, Aceh Barat Rp1 miliar, Pidie Rp2 miliar, Aceh Tengah Rp6,05 miliar, Bener Meriah Rp4,55 miliar, Gayo Lues Rp4,3 miliar, Aceh Tenggara Rp2,25 miliar, Aceh Barat Daya Rp1 miliar, Kota Subulussalam Rp1 miliar, Aceh Besar Rp500 juta, Nagan Raya Rp1,45 miliar, Aceh Selatan Rp500 juta, dan Kabupaten Simeulue yang mengalami gempa bumi saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh kebagian Rp250 juta []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *