Tinjau Kondisi Bireuen, Mendagri Fokus Percepatan Pembersihan Lumpur dan Perbaikan Jembatan

BERITA20 Dilihat

BIREUEN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi Jembatan Bailey Awe Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen yang terdampak banjir besar pada 25 November 2025 lalu. Dalam kunjungannya, Kamis, 22 Januari 2026, Tito turut didampingi langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Bupati Bireuen, Mukhlis.

“Di Bireuen saya sudah diskusi dengan bupati. Alhamdulillah, kotanya bagus dan tidak terdampak seperti tempat lain,” ujar Tito.

Mendagri mengungkapkan masih terdapat sejumlah wilayah di Bireuen yang tertutup lumpur, termasuk beberapa jembatan terputus akibat terdampak bencana besar tersebut. Saat ini, kata dia, penanganan jembatan tersebut sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Nanti kita akan bertemu dengan Kementerian PU untuk berdiskusi lebih lanjut, karena di Bireuen ada enam jembatan yang masih perlu penanganan,” katanya.

Selain itu, Tito juga menambahkan jika dirinya sedang memikirkan solusi mempercepat pembersihan lumpur menutup rumah-rumah warga dan lorong-lorong permukiman. Menurutnya, dibutuhkan alat berat berukuran sedang dalam jumlah yang cukup agar dapat menjangkau area pemukiman penduduk.

Ia meminta Bupati Bireuen segera menyampaikan rencana percepatan pembersihan tersebut. Tito menegaskan pemerintah pusat siap memberikan dukungan penuh, termasuk dari sisi anggaran.

“Anggaran untuk Sumatra, khususnya di Aceh, akan diperkuat dan dipercepat, supaya daerah memiliki keuangan yang cukup untuk mempercepat penanganan,” tegasnya.

Tito menambahkan setiap daerah memiliki permasalahan yang berbeda-beda, sehingga penanganannya pun harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, terutama dalam upaya pembersihan lumpur di rumah warga dan perbaikan jembatan di Bireuen.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *