SMA Negeri 1 Manyak Payed Terima 760 Paket Pendidikan dari Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh 

BERITA77 Dilihat

 

Aceh Tamiang, 5 Maret 2026 – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, menerima 760 paket pendidikan dari Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA), Prof. Adjunct Dr. Marniati.

Bantuan yang ditujukan khusus bagi siswa-siswi SMA ini menjadi bagian dari komitmen PPA untuk membantu bangkitnya dunia pendidikan pascabanjir di Aceh Tamiang.

Acara penyerahan berlangsung di halaman sekolah dalam suasana penuh rasa syukur dan antusiasme. Kepala sekolah beserta para guru dan siswa menyambut kehadiran Prof. Marniati dengan hangat. Dalam sambutannya, Prof. Adjunct Dr. Marniati menegaskan bahwa PPA akan terus hadir untuk mendorong kemajuan pendidikan, terlebih bagi para pelajar terdampak bencana.

“Anak-anak korban bencana tidak boleh menyerah. Mereka harus terus melanjutkan pendidikan, tidak hanya sampai sarjana, tetapi bisa hingga doktoral,” ungkap Prof. Marniati.

Ia berbagi kisah perjuangannya menempuh pendidikan dari jenjang S1 hingga S3, yang kini membawanya berhasil mendirikan dua universitas: Universitas Ubudiyah Indonesia di Banda Aceh dan Universitas Daztron Indonesia di Sumatera Utara.

Beliau juga menegaskan bahwa perempuan mampu berperan besar dalam pembangunan bangsa bila memiliki pendidikan yang kuat.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Saat perempuan berpendidikan, maka keluarga dan masyarakat juga akan bangkit,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Manyak Payed menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan yang diberikan oleh Ketua Umum PPA. Ia berharap kerja sama tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dapat diperluas melalui kemitraan antara sekolah dengan Universitas Ubudiyah Indonesia dan Universitas Deztron Indonesia, khususnya dalam program pembinaan guru serta pemberian beasiswa KIP dan beasiswa yayasan bagi para siswa berprestasi dan kurang mampu.

“Semoga kerja sama ini dapat menjadi langkah awal menjembatani anak-anak kami menuju pendidikan tinggi, dan membuka kesempatan bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Acara yang digelar 5 Maret 2026 itu ditutup dengan doa bersama dan foto kenang-kenangan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan semangat baru bagi para siswa, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan kepedulian sosial di Aceh Tamiang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *