Sempat Turun Drastis, Harga Emas di Banda Aceh Kembali Naik

BERITA, EKBIS24 Dilihat

BANDA ACEH – Harga emas di Pasar Aceh, Banda Aceh, kembali mengalami kenaikan pada Rabu, 4 Februari 2026 setelah sempat turun drastis dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, harga emas berada di angka Rp 9.150.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.

Salah seorang penjual emas di Pasar Aceh, Daffa, mengatakan kenaikan tersebut mencapai Rp 400.000 dibandingkan harga pada Selasa, 3 Februari 2026 yang berada di level Rp 8.750.000 per mayam.

“Harga emas hari ini mengalami kenaikan dibandingkan kemarin. Sebelumnya berada di angka 8.750.000 per mayam,” ujar Daffa.

Ia menjelaskan, pada awal bulan atau Senin, 2 Februari 2026, harga emas sempat berada di angka Rp 8.550.000 per mayam, lebih rendah dibandingkan harga penutupan Januari 2026 yang mencapai Rp 8.850.000 per mayam.

Penurunan harga tersebut dinilai cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada Kamis, 29 Januari 2026, saat harga emas sempat menembus Rp 9.900.000 per mayam atau turun sekitar Rp 1.050.000 dalam kurun waktu beberapa hari.

“Harga emas pada awal Februari ini memang belum stabil,” kata Daffa.

Menurutnya, kenaikan kembali harga emas dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan di pasar global. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan emas di pasaran menjadi terbatas sehingga mendorong kenaikan harga.

“Karena permintaan emas meningkat di seluruh dunia, harga emas kembali naik,” ujarnya.

Sementara itu, harga emas per gram di Pasar Aceh saat ini untuk emas 16 karat dijual Rp 2.300.000, emas 17 karat Rp 2.500.000, dan emas Antam berada di kisaran Rp 3.400.000 per gram.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *