SBY: Penanganan Bencana Sumatera Kompleks, Perlu Komando Efektif dan Rekonstruksi Akuntabel

BERITA43 Dilihat

BANDA ACEH— Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, mengatakan penanganan bencana besar di Sumatera merupakan proses yang kompleks dan memerlukan waktu, sumber daya, serta kebijakan yang terencana dan terkoordinasi dengan baik.

“Secara pribadi saya terus mengikuti dan mencermati terjadinya bencana alam di Sumatera. Perhatian saya tertuju pada seberapa parah bencana tersebut, termasuk korban jiwa serta kerusakan infrastruktur dan fasilitas publik,” tulis SBY  melalui akun X pribadinya, Rabu, 24 Desember 2025.

SBY menilai, terutama pada fase tanggap darurat, penanganan bencana kerap dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan. Karena itu, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana membutuhkan perencanaan yang matang, dukungan anggaran yang memadai, serta pelaksanaan yang efektif.

Ia merujuk pada pengalamannya saat memimpin penanganan sejumlah bencana besar, seperti tsunami Aceh dan Nias, gempa bumi di Yogyakarta dan Padang, serta bencana berskala besar lainnya.

“Penanganan bencana, termasuk rekonstruksi dan rehabilitasinya, memerlukan waktu. Juga diperlukan sumber daya termasuk finansial yang mencukupi, kebijakan dan master plan yang utuh, serta pelaksanaan yang efektif,” ujar SBY.

SBY juga menekankan pentingnya komando dan pengendalian yang kuat dalam situasi krisis. Menurut dia, idealnya presiden memimpin langsung manajemen krisis, meskipun pendekatan dan gaya kepemimpinan setiap kepala pemerintahan dapat berbeda.

Ia menilai Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan keseriusan dengan turun langsung ke lapangan dan memberikan perhatian penuh terhadap penanganan bencana di Sumatera.

“Saya tahu, Presiden Prabowo dengan serius terjun ke lapangan dan memberikan atensi yang penuh. Saya juga tahu, Presiden Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan untuk membangun kembali provinsi-provinsi di Sumatera yang mengalami bencana alam tersebut,” kata SBY.

Saat ini, kata SBY, fokus utama harus diarahkan pada rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak agar kondisinya pulih dan bahkan lebih baik dari sebelumnya. Ia menyebut keberhasilan rekonstruksi ditentukan oleh konsep yang tepat, kepemimpinan lapangan yang efektif, serta implementasi rencana yang berjalan dengan baik.

SBY juga mengingatkan pentingnya menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara dalam proses pemulihan pascabencana.

“Demikian pendapat saya dan mari kita dukung langkah-langkah pemerintah untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana dan memastikan saudara-saudara kita yang terkena musibah memiliki masa depan yang baik,” tutup SBY.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *