Pengecekan Urine 2.800 Personel, Polda Aceh Tegaskan Komitmen Zero Narkoba

BERITA33 Dilihat

Banda Aceh – Sebanyak 2.800 personel di lingkungan Polda Aceh dan jajaran menjalani pengecekan urine secara serentak, Senin (23/2/2026). Langkah ini ditegaskan sebagai komitmen kuat institusi dalam mewujudkan internal yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolda Aceh serta di lapangan apel pada 23 Polres/ta jajaran di seluruh satuan kewilayahan.
“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Pelaksanaan pengecekan dilakukan oleh Subbidprovos Bidpropam Polda Aceh bersama Sipropam Polres/ta jajaran dengan pengawasan ketat dan prosedur transparan sesuai standar operasional. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari fungsi pengamanan dan pengawasan internal (paminal) guna menjaga disiplin serta integritas anggota.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 500 personel di lingkungan Polda Aceh dinyatakan negatif narkoba. Sementara itu, 2.300 personel Polres/ta jajaran yang diperiksa di wilayah masing-masing juga menunjukkan hasil negatif seluruhnya.

Menurut Joko, kegiatan tersebut bukan sekadar pengawasan rutin, melainkan langkah preventif untuk memperkuat profesionalisme dan menjaga marwah institusi di tengah upaya pemberantasan narkotika yang terus digencarkan.
“Tidak ada toleransi bagi personel yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba. Pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh personel agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Apabila ditemukan pelanggaran, pimpinan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Dengan hasil pemeriksaan serentak tersebut, Polda Aceh menegaskan keseriusannya membangun institusi yang bersih, profesional, dan menjadi teladan dalam upaya pemberantasan narkoba, baik di internal kepolisian maupun di tengah masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *