Pasar Aceh Jadi Pusat Ekonomi Ramadan, PRR 2026 Kejar Transaksi Rp 2 Miliar

BERITA, EKBIS4 Dilihat

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melibatkan 120 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ajang Peukan Raya Ramadhan (PRR) 2026 yang digelar di kawasan Pasar Aceh mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini ditargetkan mampu mendorong perputaran uang hingga Rp 2 miliar.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan PRR menjadi upaya konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini harus memiliki dampak ekonomi yang nyata,” kata Illiza, kemarin.

Ia menjelaskan, seluruh fasilitas bagi pelaku UMKM disediakan secara gratis melalui kolaborasi dengan perbankan dan Pegadaian. Para peserta juga telah melalui proses seleksi panitia agar jenis usaha yang dihadirkan beragam, mulai dari kuliner khas Ramadan hingga produk kerajinan dan kreatif lainnya.

Illiza memprediksi perputaran uang selama PRR 2026 bisa menembus Rp 2 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencatat transaksi sekitar Rp 1,4 hingga Rp 1,5 miliar.

“Mudah-mudahan bisa bertambah. Kita prediksikan perputaran uang itu sekira dua miliar rupiah,” ujarnya.

PRR 2026 dibagi dalam tiga zona utama, yakni Peukan Rezeki, Peukan Khanduri, dan Peukan Silaturahmi.

Zona Peukan Rezeki menyajikan aneka menu berbuka puasa. Peukan Khanduri menghadirkan kegiatan berbuka bersama dengan pembagian takjil gratis menggunakan tradisi “temo” khas Aceh.

Sementara Peukan Silaturahmi diisi pertunjukan seni serta kegiatan interaktif sepanjang Ramadan.

Selain PRR, Pemko Banda Aceh juga menggelar Pekan QRIS Ramadan di Pasar Aceh Baru sejak 20 Februari hingga 15 Maret 2026. Kegiatan tersebut mencakup bazar Ramadan, night market, bazar kue lebaran, program kupon doorprize untuk transaksi QRIS kelipatan Rp 50 ribu, hingga kegiatan sosial berbagi bersama anak yatim.

Berbagai lomba islami untuk anak dan remaja turut memeriahkan agenda tersebut, seperti lomba azan, pidato, hafalan Juz Amma, lomba menggambar bertema Ramadan, serta workshop literasi keuangan bagi pedagang dan masyarakat.

Bank Indonesia tercatat sebagai sponsor utama Pekan QRIS Ramadan. Sementara Peukan Raya Ramadhan didukung sejumlah mitra, antara lain Bank Syariah Indonesia, Bank Aceh, PT Pembangunan Aceh (PT PEMA), Perumda Tirta Daroy, dan PEMA Global Energy.

Rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini terintegrasi di sejumlah titik strategis kota, mulai dari kawasan eks Hotel Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Pasar Aceh Baru hingga Pasar Aceh Lama.

“Harapan kami Pasar Aceh semakin ramai, UMKM semakin kuat, dan ekonomi Kota Banda Aceh terus tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan,” kata Illiza.(AJNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed