Nuzulul Fahmi Mendesak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir Aceh–Sumatra Sebagai Bencana Nasional

BERITA425 Dilihat

 

Sigli — Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Nuzulul Fahmi, S.P., M.Si menyampaikan desakan kepada pemerintah pusat agar menetapkan bencana banjir yang melanda Aceh dan sebagian wilayah Sumatra sebagai bencana nasional.

Hal tersebut disampaikan mengingat meluasnya dampak banjir yang telah merendam ribuan desa yang ada di bagian ujung barat indonesia tersebut, menimbulkan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu aktivitas sosial-ekonomi masyarakat.

Nuzulul Fahmi menilai, penetapan status bencana nasional menjadi langkah penting guna mempercepat aliran bantuan logistik, penanganan darurat, serta pemulihan pasca bencana.

Selain itu, penetapan tersebut dinilai akan membuka akses dukungan yang lebih besar dari berbagai lembaga pemerintah, swasta, hingga bantuan internasional.

Skala bencana ini tidak lagi bersifat lokal, mengingat kerusakan infrastruktur yang sangat banyak, hilang lahan pertanian masyarakat, terganggunya sistem distribusi pangan, serta hilangnya sumber penghidupan warga menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan daerah.

“Karena itu kami menilai pemerintah pusat harus turun tangan secara maksimal dengan menetapkan status bencana nasional” ujar dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unigha tersebut.

Sementara itu, sejumlah pihak juga menekankan pentingnya koordinasi terpadu antara pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, serta lembaga kemanusiaan untuk mempercepat proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik terhadap warga yang terdampak.

Hingga saat ini, banjir masih terus meluas di beberapa titik dengan ketinggian air yang bervariasi, menahan puluhan ribu penduduk di lokasi pengungsian. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dan solusi jangka panjang agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *