Mengenang H. Sjamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh yang Telah Mengabdikan Hidup untuk Mencerdaskan Bangsa

BERITA85 Dilihat

Oleh: Teuku Zulkhairi

 

Innalillahi wa inna ilaihi raji‘un. Aceh kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. H. Sjamsul Kahar, tokoh pers Aceh yang dikenal luas sebagai Pimpinan Umum Harian Serambi Indonesia, telah berpulang ke rahmatullah tadi malam.

Kepergian beliau bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan insan pers, tetapi juga menyisakan kehilangan bagi Aceh yang selama bertahun-tahun telah mendapatkan manfaat dari pengabdian beliau di dunia jurnalistik.

Di bawah kepemimpinan beliau, Harian Serambi Indonesia tidak sekadar hadir sebagai media yang menyampaikan berita.

Harian Serambi Indonesia telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah masyarakat Aceh; merekam berbagai peristiwa, menyuarakan persoalan rakyat, menyampaikan informasi pembangunan, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk memahami berbagai dinamika yang terjadi di Aceh dan Indonesia.

Melalui media, beliau ikut mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, sebuah pengabdian yang sering kali bekerja dalam sunyi, tetapi pengaruhnya menjangkau sangat luas.

Bagi Aceh, peran tokoh pers seperti H. Sjamsul Kahar memiliki arti yang penting. Sebab, Pers bukan hanya tentang berita, tetapi juga tentang membangun kesadaran publik, menjaga ingatan kolektif, mempertemukan berbagai pandangan, dan memastikan suara masyarakat memiliki ruang untuk didengar.

Dalam perjalanan panjang Aceh yang penuh dinamika, Serambi Indonesia telah menjadi salah satu saksi penting perjalanan tersebut.

Di balik perjalanan itu, tentu ada kerja keras, ketekunan dan kepemimpinan beliau bersama seluruh insan yang mengabdikan diri di dalamnya.

Saya kira, salah satu warisan terbesar H. Sjamsul Kahar adalah kontribusinya dalam menjaga tradisi pers sebagai bagian dari ikhtiar mencerdaskan masyarakat.

Berita yang dibaca masyarakat setiap pagi mungkin hanya membutuhkan beberapa menit untuk dibaca, tetapi di baliknya terdapat proses panjang untuk mencari informasi, melakukan verifikasi, menulis, menyunting dan menyajikannya kepada publik.

Ketika sebuah media mampu bertahan dan terus menjadi rujukan masyarakat selama puluhan tahun, di sana ada sebuah pengabdian besar yang layak dikenang.

Selamat jalan, H. Sjamsul Kahar. Terima kasih atas pengabdian dan jasa yang telah diberikan untuk Aceh melalui dunia pers dan jurnalistik.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebajikan beliau, mengampuni segala khilaf dan kesalahan beliau, melapangkan kuburnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Semoga segala kebaikan yang pernah beliau tanam melalui kerja dan pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Al-Fatihah.

 

 

Teuku Zulkhairi pembaca Setia Harian Serambi Indonesia sejak masih sekolah di SMP Matangkuli Aceh Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *