Jadi Inspektur Upacara Hardikda ke-67, Plt. Sekda: Pendidikan Hari Ini Menentukan Masa Depan Aceh

BERITA78 Dilihat

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh, Rabu (2/9).

Mengusung tema “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul, dan Bermartabat”, upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, para Asisten Sekda Aceh, para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh, jajaran SKPA terkait, para kepala sekolah, akademisi, serta siswa dan siswi dari sejumlah sekolah di Kota Banda Aceh.

Dalam amanatnya, Plt. Sekda menyampaikan bahwa kualitas pendidikan hari ini menjadi salah satu penentu masa depan Aceh. Karena itu, pendidikan tidak hanya diarahkan untuk membentuk generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak, kreatif, mandiri, adaptif terhadap perubahan, menguasai teknologi, serta memiliki integritas.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh unsur pendidikan perlu berjalan dalam arah yang sama agar setiap anak Aceh memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara baik,” ujar Taufik

Ia juga menyoroti potensi generasi muda Aceh yang tercermin dari semakin banyaknya anak Aceh yang menorehkan prestasi di bidang akademik, olahraga, seni dan budaya hingga tingkat nasional dan internasional, termasuk yang berasal dari sekolah-sekolah di daerah.

Ia menilai, capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi generasi muda Aceh yang perlu terus didukung melalui kesempatan yang lebih luas, pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru, serta lingkungan pendidikan yang mendukung.

Ia juga berpesan kepada para pelajar agar terus belajar dan mengembangkan prestasi. Pengalaman Aceh dalam menghadapi berbagai bencana, lanjutnya, juga perlu menjadi pembelajaran bahwa sekolah harus memiliki budaya kesiapsiagaan serta langkah-langkah darurat yang jelas untuk melindungi peserta didik.

Pemerintah Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana dan prasarana, serta perluasan pemerataan layanan pendidikan hingga ke daerah terpencil.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Pemerintah Aceh, yaitu “Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan”, dengan membangun generasi yang berilmu, berakhlak, percaya diri, berintegritas, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Aceh. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *