BANDA ACEH – Kiprah Prof Adjunct Dr Marniati, S.E., M.Kes kian menegaskan posisinya sebagai tokoh pendidikan Aceh yang berpengaruh di tingkat global. Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) ini aktif membangun jejaring internasional melalui kolaborasi akademik, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga konferensi lintas negara yang menghubungkan Aceh dengan berbagai pusat pendidikan dunia.
Sebagai pemegang gelar Professor Adjunct dari Malaysia, Prof Marniati rutin menjadi visiting professor serta terlibat dalam pengembangan program bersama dengan sejumlah kampus di Negeri Jiran.
Malaysia bahkan menjadi salah satu hub kolaborasi internasional UUI, terutama dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan jejaring profesor Asia Tenggara bagi mahasiswa Aceh.
Langkah globalnya juga menjangkau Asia Timur. Dalam kapasitasnya sebagai Rektor UUI dan Ketua ABPPTSI Aceh, Prof Marniati menandatangani kerja sama dengan Dongseo University di Korea Selatan. Kolaborasi ini membuka peluang riset bersama, pertukaran akademik, dan pengembangan inovasi pendidikan lintas negara, sekaligus memperkuat posisi UUI dalam peta kerja sama perguruan tinggi Asia.
Tak hanya itu, jejaring akademik yang dibangunnya merambah Bangladesh, Irlandia, hingga kawasan Timur Tengah dan Asia Tengah. Melalui konferensi internasional empat negara serta program Asia Summer Program, mahasiswa dan dosen UUI mendapat pengalaman global dan akses jejaring internasional. Ia juga menjajaki kerja sama baru dengan mitra di Uni Emirat Arab dan Uzbekistan guna memperluas kolaborasi pendidikan dan kewirausahaan.
Rekam jejak internasional tersebut melengkapi deretan penghargaan yang diraih Prof Marniati, termasuk Outstanding Achievement dari Asia Invention Association Korea Selatan dan gelar Professor Adjunct dari UniMAP Malaysia.
Sebagai rektor perempuan pertama di Aceh yang berhasil membawa UUI menuju kampus siber berkelas dunia, ia dinilai sebagai srikandi pendidikan Aceh yang mampu menghubungkan daerah dengan panggung global.








