Raker Perdana PPA 2026: “Membangun Politik Berdaulat di Bumi Aceh dengan Soliditas Kader dan Keberpihakan pada Rakyat”

BERITA, POLITIK28 Dilihat

BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) menggelar Rapat Kerja Tahunan (Raker I Tahun 2026) mengusung tema “Membangun Politik Berdaulat di Bumi Aceh: Soliditas Kader, Keberpihakan pada Rakyat” di Plenary Hall UUI, Senin (23/2/2026).

Raker perdana tersebut merupakan momentum bersejarah dalam perjalanan PPA membangun fondasi politik yang mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Aceh Dr Meurah Budiman SH MH, Ketua Komisi Independen Pemilihan Aceh (KIP Aceh) Agusni, serta Praktisi Hukum dan Politik Dr M Nur Rasyid SH MHum, bersama jajaran pengurus dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Aceh.

Ketua Umum PPA, Prof Adjunct Dr Marniati MKes, dalam pidato pembukaan menegaskan pentingnya memperkuat konsolidasi internal sebagai langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.

“PPA harus mampu berdiri di kaki sendiri dan tidak terpengaruh oleh kepentingan apapun. Raker ini adalah ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah dan menyamakan visi perjuangan agar PPA benar-benar menjadi rumah politik rakyat Aceh. Karena itu, seluruh kader diminta menjaga kekompakan, mematuhi etika politik, serta menyusun program kerja yang berpegang teguh pada visi dan misi partai,” ujarnya.

Menurut Marniati kekuatan partai terletak pada soliditas kader. Tanpa solidaritas, kedisiplinan, dan loyalitas, partai tidak akan mampu berkembang.

Marniati mengungkapkan bahwa PPA lahir dari kegelisahan atas masih banyaknya ketidakadilan dan kemiskinan di Aceh, ditambah dengan dampak bencana alam yang memperparah kondisi masyarakat saat ini.

Ia menilai persoalan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masih menjadi tantangan serius yang harus dijawab secara konkret.

“PPA hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat. Kita ingin kehadiran partai ini benar-benar dirasakan dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat Aceh,” katanya.

Marniati juga menegaskan bahwa lolos verifikasi faktual menjadi keharusan bagi PPA agar dapat menjadi peserta kontestasi pemilu mendatang.

“Tanpa lolos verifikasi KIP, seluruh gagasan besar kita tidak akan sampai ke kertas suara. Karena itu, ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader,” ujarnya.

Raker PPA ini juga menghadirkan dua pemateri utama yaitu Ketua KIP Aceh Agusni yang memaparkan materi berjudul “Mekanisme Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Lokal sebagai Peserta Pemilu”.

Agusni menjelaskan tahapan verifikasi administrasi dan faktual yang harus dipenuhi partai, termasuk kelengkapan kepengurusan, keanggotaan, keterwakilan perempuan, serta pemenuhan dokumen melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Sementara itu, Praktisi Hukum dan Politik Dr M Nur Rasyid menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Keorganisasian dan Solidaritas Kader: Membangun Partai yang Kuat, Tertib, dan Berdaulat.”

M Nur menekankan pentingnya disiplin organisasi, tata kelola yang transparan, serta pembinaan kader yang berkesinambungan agar partai mampu bertahan dan berkembang dalam dinamika politik.

Sementara Sekretaris Jenderal PPA T Rayuan Sukma menambahkan bahwa penguatan konsolidasi struktur hingga ke tingkat gampong menjadi prioritas utama.

Saat ini, PPA disebut telah merampungkan sekitar 75 persen pembentukan dan penguatan struktur di daerah.

Selain evaluasi capaian organisasi selama satu tahun terakhir, Raker juga membahas pemenuhan persyaratan administrasi dan faktual sebagai tahapan penting menuju verifikasi KIP Aceh.

Ketua Panitia Raker PPA 2026, Muhammad Amin Said, dalam laporannya mengajak seluruh struktur partai untuk fokus menyelesaikan dokumen kepengurusan, keanggotaan, serta kelengkapan administrasi lainnya agar proses verifikasi berjalan sukses.

Raker I PPA 2026 ditutup dengan pembacaan ikrar politik berdaulat dan keberpihakan pada rakyat sebagai peneguhan komitmen membangun politik yang mandiri, berdaulat, dan berpihak pada kemakmuran masyarakat Aceh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *