Bulog Tegaskan Stok Beras SPHP dan Premium Aman di Seluruh RI

BERITA, NASIONAL158 Dilihat

Jakarta – Perum Bulog menegaskan pasokan beras, baik untuk program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) maupun beras premium, dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat inspeksi mendadak (sidak) bersama Satgas Pangan Polri ke sejumlah ritel modern, seperti Alfamart, Indomaret, dan Grand Lucky di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Minggu (14/9/2025).

“Pemerintah sudah semaksimal mungkin menyalurkan beras SPHP maupun premium ke ritel-ritel modern dan pasar di Jakarta, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, Maluku, hingga Papua,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, beras SPHP dijual sesuai ketentuan dengan harga Rp 62.500 per 5 kilogram (kg), sedangkan beras premium seperti Punokawan, Befood Setra Ramos, dan SLVP Super tersedia dengan harga Rp 74.500 per 5 kilogram, sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Selain itu, merek swasta, seperti Topi Hoki, Anak Raja, hingga Hok-1 juga terpantau tersedia di ritel modern. Hingga saat ini, penyaluran beras SPHP mencapai 400.000 ton ke pasar tradisional maupun ritel modern. Bulog juga mencatat stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang mencapai 3,9 juta ton per awal September 2025.

Bulog memastikan kualitas beras tetap terjaga melalui penerapan sistem first in, first out (Fifo) dan first expired, first out (Fefo) untuk rotasi stok. Selain itu, pemerintah juga merencanakan bantuan pangan selama empat bulan ke depan dengan target penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP.

“Ini menunjukkan pemerintah terus mendorong kelancaran penyaluran beras sehingga isu kelangkaan bisa terjawab dengan stok yang ada saat ini,” tegas Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *