Banda Aceh – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir besar yang melanda berbagai wilayah di Aceh, Partai Perjuangan Aceh (PPA) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, kembali menunjukkan langkah konkret dengan membuka donasi pasca-bencana. Fokus utama gerakan ini adalah membantu proses pemulihan kehidupan warga, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan.
Program donasi ini menghimpun bantuan berupa peralatan kebersihan, perlengkapan sekolah, obat-obatan, BBM, serta tenaga relawan medis dan guru. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat setelah fase tanggap darurat berlalu, di mana banyak fasilitas umum dan sekolah mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang menerjang berbagai daerah.
Ketua Umum PPA, Prof. Marniati, menjelaskan bahwa para relawan medis akan ditempatkan di posko-posko kesehatan di kawasan pengungsian, sementara relawan guru akan membantu anak-anak di rumah belajar sementara, menggantikan aktivitas sekolah yang belum bisa berjalan normal. “Kami ingin hadir bukan hanya dalam bentuk bantuan logistik, tapi juga dengan tenaga kemanusiaan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Seluruh bantuan dan donasi masyarakat nantinya akan dikumpulkan melalui Posko Resmi PPA di Kantor DPP Partai Perjuangan Aceh, Jalan T. Nyak Arief, Jeulingke, Banda Aceh. PPA membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin menyumbang, baik berupa barang maupun tenaga sukarela. Posko donasi dibuka setiap hari selama masa tanggap darurat untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi.
Dalam keterangannya, Prof. Marniati mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk bergabung dalam gerakan kemanusiaan ini. “Saatnya kita bersatu, membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang pasca banjir. Dengan kebersamaan dan solidaritas, Aceh akan bangkit lebih cepat,” tuturnya penuh semangat.
Sebelumnya, PPA juga telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, termasuk penyediaan truk gratis untuk distribusi logistik serta program 100 beasiswa kuliah gratis bagi pelajar SMA kelas III yang menjadi korban banjir. Menurut Prof. Marniati, langkah ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab moral dan kemanusiaan partai terhadap masyarakat Aceh. “Kami tidak ingin berhenti hanya pada bantuan darurat. PPA akan terus mendampingi rakyat hingga masa pemulihan benar-benar tuntas,” pungkasnya.






