Banda Aceh – Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) yang diketuai oleh Heri Safrijal, S.P., M.T.P., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Persaudaraan Aceh Seranto (PAS) di bawah kepemimpinan H. Akhyar Kamil.
Menurut Heri, kehadiran PAS kini bukan lagi sekadar organisasi sosial, melainkan telah menjadi payung besar bagi masyarakat Aceh, baik yang merantau di luar negeri maupun di tanah air.
Hingga saat ini, PAS tercatat telah memfasilitasi pemulangan 476 jenazah warga Aceh dari berbagai daerah perantauan, baik dalam maupun luar negeri. Angka ini menunjukkan betapa nyata kontribusi PAS bagi masyarakat, khususnya dalam meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Apa yang dilakukan PAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat Aceh,” ungkap Heri.
Organisasi sosial yang kini disebut-sebut sebagai peringkat nomor satu di Aceh ini dinilai berhasil mengangkat kesadaran publik bahwa solidaritas orang Aceh tetap terjaga meski jauh dari kampung halaman.
Heri menilai, di bawah kepemimpinan H. Akhyar Kamil, PAS telah menunjukkan jati diri sebagai wadah persaudaraan yang bekerja ikhlas tanpa pamrih.
Lebih lanjut, Heri Safrijal menegaskan bahwa aksi sosial yang dilakukan PAS tidak pernah memandang bulu. Siapapun warga Aceh yang membutuhkan bantuan, selalu mendapat perhatian dan uluran tangan.
“Kinerja PAS membuka tabir bahwa sosok H. Akhyar Kamil adalah panutan bagi rakyat Aceh di perantauan. Beliau memimpin dengan hati,” tuturnya.
PUSDA mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendukung keberadaan PAS agar terus berkiprah dan memberi manfaat lebih luas.
“Mari sama-sama kita dukung PAS. Ini adalah organisasi sosial yang selalu hadir untuk rakyat Aceh dan memberi arti berbuat tanpa batas,” tegas Heri.
Kehadiran PAS yang kuat di tengah masyarakat Aceh membuktikan bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi karakter utama orang Aceh.
Dengan semangat ini, PAS diyakini akan terus menjadi pelindung sekaligus jembatan penghubung bagi masyarakat Aceh di manapun berada.






