Gubernur Minta Pengelolaan Zakat Lebih Tepat Sasaran

BERITA50 Dilihat

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengatakan pentingnya memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan lebih tepat sasaran, khususnya bagi kaum dhuafa, fakir miskin, dan yatim piatu di seluruh Aceh.

Bantuan harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, mulai dari perumahan hingga modal usaha, pemberdayaan ekonomi, dan beasiswa.

Ini yang urgen, karena banyak orang kita di Aceh cukup membutuhkannya minimal pada  kaum dhuafa diharapkan apakah rumah, apakah modal usaha apakah pemberdayaan ekonomi dan juga beasiswa,” kata Mualem, saat di wawancara Senin malam, 17 November 2025.

Gubernur Aceh tadinya telah melantik serta mengambil sumpah jabatan Ketua dan Anggota Badan Baitul Mal Aceh periode 2025–2030. Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, Muhammad Yunus M. Yusuf resmi ditetapkan sebagai Ketua Badan Baitul Mal Aceh.

Ia akan bekerja bersama empat anggota lainnya: Fahmi M. Nasir, Mudawali Ibrahim, Taufik Hidayat HRP, dan Junaidi.

“Semoga kita harapkan betul betul ini tersentuh, semuanya yatim piatu, kaum dhuafa dan fakir miskin,” katanya.

Dia mengapresiasi kinerja Baitul Mal Aceh selama ini yang dinilai menunjukkan perkembangan menggembirakan, terutama dalam peningkatan penghimpunan zakat dan infak.

Namun, Mualem mengingatkan bahwa capaian tersebut baru sebagian kecil dari potensi zakat di Aceh yang masih sangat besar.

Karena itu, ia meminta kepengurusan baru bekerja lebih keras dalam menghimpun zakat dan infak dari berbagai lapisan masyarakat.

“Banyak masyarakat Aceh yang miskin dan duafa yang sangat membutuhkan. Saya yakin ketua yang baru mampu bekerja dengan baik,” katanya.

Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya periode kerja baru bagi Baitul Mal Aceh dalam memperkuat peran lembaga tersebut sebagai pilar kesejahteraan sosial dan pemberdayaan umat di Tanah Rencong.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *