BANDA ACEH – Partai Pembangunan Aceh (PPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir dengan memberangkatkan dua armada pengiriman bantuan kemanusiaan menuju Kabupaten Bireuen dan wilayah perbatasan Aceh Utara, Sabtu pagi (6/12)
Sebanyak 11 personel Satuan Tugas (Satgas) PPA diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB membawa berbagai jenis bantuan mendesak bagi warga korban banjir. Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PPA, Prof. Adjunct Marniati, SE., M.Kes..
Dalam sambutannya, Marniati menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian PPA terhadap kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak banjir besar. Ia menyebutkan, PPA tidak hanya bergerak pada masa tanggap darurat, terus menggalang dan menyalurkan bantuan hingga tahap pemulihan dan rehabilitasi.
“Bantuan datang dari berbagai pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri. Kami memastikan seluruh dukungan ini tersalurkan cepat dan tepat sasaran melalui Program Armada Gratis PPA,” ujar Marniati.
PPA menilai bahwa fase pemulihan pasca banjir tidak kalah penting dari masa darurat. Gerak cepat dan tindakan terukur sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lanjutan serta meminimalkan potensi bertambahnya korban jiwa.
Ketua Umum PPA juga mendorong pemerintah agar meningkatkan koordinasi lintas lembaga secara lebih cepat dan efektif, terutama dalam upaya mitigasi bencana yang meliputi:
• Evakuasi korban
• Pemenuhan kebutuhan dasar
• Assessment kerusakan dan kerugian
• Penanganan darurat terhadap kerusakan akibat bencana
“Mitigasi bencana harus dilakukan secara tepat dan efektif, agar masyarakat dapat segera bangkit dan pulih dari dampak banjir ini,” tegasnya.
Dengan keberangkatan dua armada bantuan tersebut, PPA berharap suplai dukungan bagi masyarakat terdampak dapat semakin cepat menjangkau lokasi yang membutuhkan, termasuk wilayah-wilayah yang belum terakses optimal.






